Yamaha

Sandiaga Uno Siap Kritis Kontruktif di Luar Pemerintahan

  Senin, 14 Oktober 2019   Widya Victoria
Pimpinan MPR mendatangi mantan cawapres Sandiaga Uno di Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (14/10/2019)/Tribunnews

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno menyatakan siap berkontribusi buat  kebaikan bangsa dan negara.

"Saya bersedia untuk memberikan masukan dari luar pemerintahan menyampaikan hal-hal yang seperti 'pil pahit'," kata Sandiaga usai menerima kunjungan pimpinan MPR di kediamannya, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019).

Dia meyakini masih sangat dibutuhkan masukan dari luar pemerintahan, yaitu mitra yang kritis dan konstruktif menyampaikan pesan-pesan yang jelas agar Indonesia bisa mengejar ketertinggalan. Kalau masukan diberikan dari dalam pemerintah, ia khawatir menggunakan prinsip Asal Bapak Senang (ABS). 

Namun ketika disinggung tawaran menteri di kabinet Joko Widodo-Maruf Amin, Sandiaga pun menanggapi diplomasi. 

"Kalau urusan menteri, itu hak prerogatif presiden. Lalu bagaimana koalisi, silakan para ketua umum partai melihatnya," ujarnya.

Sandiaga mengaku hingga kini belum ada pembicaraan terkait apakah dirinya menjadi menteri atau tidak. Namun dia menilai dirinya merasa perlu ada kewajiban untuk menyampaikan kritikan secara konstruktif namun bersahabat dan selalu dalam prinsip kedewasaan dan keakraban.

"Ini demi kemajuan bangsa Indonesia mengejar ketertinggalan, pengangguran kita ada di nomor dua terburuk di ASEAN, penciptaan lapangan kerja belum maksimal. Sementara itu Vietnam meraup untung dengan adanya perang dagang antara China dan Amerika Serikat," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar