Yamaha

Hari Cuci Tangan Sedunia, Lifebuoy Targetkan 100 Juta Tangan Bersih Di 2020

  Selasa, 15 Oktober 2019   Aprilia Rahapit
Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia Maulani Affandi (Kanan) dan Dokter Spesialis Anak dr. Kanya Fidzuno (kiri)/Ayojakarta

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Lifebouy sebagai brand sabun kesehatan Indonesia menyelenggarakan perayaan Hari Mencuci Tangan Sedunia 2019 yang jatuh hari ini. 

Lifebouy merayakannya dengan melibatkan para pelajar sekolah SDN 01 Menteng, Menteng, Jakarta Pusat dalam acara bertema Antar Anak Sehat Indonesia yang dihadiri perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI); juga Brand Ambassador Lifebuoy, Titi Kamal dan Christian Sugiono. 

Head of Skin Cleansing and Baby Unilever Indonesia, Maulani Affandi, mengatakan, Lifebuoy telah 86 tahun hadir untuk melindungi keluarga Indonesia dari kuman. Salah satu strategi untuk mengusir kuman adalah dengan mensosialisasikan kebiasaan cuci tangan dengan sabun.

"Edukasi cuci tangan pakai sabun oleh Lifebuoy sudah menjangkau 1 miliar orang di dunia. Di Indonesia, Lifebuoy menargetkan untuk menjangkau lebih dari 100 juta tangan sehat di tahun 2020. Hingga 2019, edukasi cuci tangan pakai sabun oleh Lifebuoy sudah menjangkau 99 juta tangan sehat," ungkap Maulani di SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Sekolah merupakan satu dari tiga fokus pilar Lifebouy. Pilar lainnya adalah Posyandu dan Rumah Sakit. Di sekolah diajarkan bahwa mencuci tangan harus dilakukan di Lima Saat Penting yakni sebelum dan sesudah makan pagi, sebelum dan sesudah makan siang, sebelum dan sesudah makan malam, setelah bermain dan setelah menggunakan toilet. 

Untuk pilar Posyandu, Lifebuoy bekerjasama dengan PKK Pusat untuk bisa menjangkau lingkungan rumah tangga. Di Rumah Sakit, mereka bekerjasama dengan PERSI guna mengedukasi seluruh tenaga kerja. 

Di tempat yang sama, Dokter Spesialis Anak, Kanya Fidzuno, mengatakan, penyakit yang kerap timbul lantaran lalai mencuci tangan adalah diare. 

"Bahkan menurut data UNICEF tahun 2018, sebanyak 440.521 anak di dunia meninggal karena diare. Penyakit diare adalah salah satu dari penyakit yang sering diderita oleh anak sekolah," ungkap Kanya. 

Hingga saat ini Lifebouy telah memfasilitasi edukasi cuci tangan dengan sabun di lebih dari 8.200 sekolah dasar serta pesantren yang tersebar di 64 kota dan kabupaten di 11 provinsi melalui pelatihan guru dan pelibatan dokter kecil dalam program Sekolah Sehat Unilever.

Kampanye cuci tangan di lingkungan sekolah ini juga merupakan salah satu dari lima tatanan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sesuai program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) pemerintah.

Selain di SDN 01 Menteng, Hari Cuci Tangan Sedunia 2019 juga dilakukan di Pondok Pesantren Darujannah di Jakarta, Posyandu di Kabupaten Bandung dan 11 kota lain di seluruh Indonesia. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar