Kontras Berharap Jokowi Tuntaskan Persoalan HAM di Periode Kedua

  Senin, 21 Oktober 2019   Dhika Alam Noor
Wakil Koordinator Kontras Bidang Strategi dan Mobilisasi, Ferry Kusuma/Ayojakarta.com

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pihak Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan mengaku kecewa selama lima tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo yang tak kunjung menyelesaikan persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.  

''Banyak sekali rasa kecewa terhadap Jokowi. Lima tahun ke depan ini kalau ditanya optimis atau pesimis. kebanyakan kita pesimis dengan situasi lima tahun ini,\" ujar Wakil Koordinator Kontras Bidang Strategi dan Mobilisasi, Ferry Kusuma di kantornya, Jalan Kramat Raya, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

Kendati demikian, Kontras masih menyimpan harapan Pemerintah Jokowi dan Maruf Amin dapat menuntas persoalan HAM lima tahun ke depan. 

''Di balik itu kita berharap, meminta Jokowi bisa membangkitkan kembali semangat publik, semangat para korban dalam HAM,'' ucapnya.

AYO BACA : Kontras Minta Posisi Menko Polhukam Bukan dari Unsur Militer

Sehingga, kata Ferry, sikap pesimis tersebut dapat tumbuh dan menjadi percaya kepada penegak hukum dan pemerintahan Jokowi lima tahun mendatang. 

''Karena ke depan negara kita akan menjadi negara lebih baik. Tentu kita harus memanusiakan persolan yang hari ini belum tuntas,'' tuturnya.

Presiden Jokowi, tambah Ferry, harus lebih memprioritaskan persoalan penegakan hukum, dalam hal ini menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu. 

 

AYO BACA : Prabowo Merapat ke Jokowi, Kontras: Semakin Runyam

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar