Nadiem Makarim Mengenang Awal Perjalanan Gojek

  Kamis, 24 Oktober 2019   Dhika Alam Noor
Pendiri Gojek, Nadiem Makarim/Getty Images

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Founder juga mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim, kemarin resmi menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Seiring pelantikannya kemarin, Nadiem berkomunikasi dengan seluruh karyawannya melalui surat elektronik. Kepada seluruh karyawan Gojek, pria jebolan Harvard itu mengingatkan bahwa segala sesuatu yang besar pasti dimulai dari nol.

Ia pun mengenang perjalanan perusahaan itu dalam sembilan tahun terakhir. Tanpa tekad kuat, Gojek tidak akan seperti sekarang.

“Gojek dimulai dari nol, hanya bermodal tekad yang kuat untuk membawa perubahan," tulis Nadiem, Rabu (23/10/2019).

AYO BACA : Ditinggal Nadiem, Perkenalkan Pemimpin Baru Gojek

Dia katakan, motivasi awal berdirinya Gojek adalah upaya memecahkan masalah kemacetan lalu lintas Jakarta. Di sisi lain, ada komunitas tukang ojek yang bisa menjadi solusi. Jika para tukang ojek itu diorganisir, maka mereka dapat bekerja lebih efisien.

"Berawal dari tekad untuk memudahkan hidup keseharian semua orang, Gojek lahir dengan  dukungan dari begitu banyak teman, partner bisnis, investor dan stakeholders," jelasnya. 

Menyusul pamitnya Nadiem, Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo berbagi tanggung jawab memimpin perusahaan sebagai co-CEO. Fokus mereka adalah memperkuat jalannya perusahaan dalam jangka panjang.

“Saya pamit dari Gojek dan saya percayakan kepemimpinan pada dua sosok terbaik yang paling mumpuni, yaitu Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo sebagai co-CEO," kata Nadiem. 

AYO BACA : Ikatan Guru Indonesia: Bisa Apa Nadiem Menangani Pendidikan Kita yang Payah Ini?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar