Yamaha

Paguyuban Asep Dunia: Kita Dihubungkan oleh Nama

  Sabtu, 02 November 2019   Dhika Alam Noor
Pengurus Paguyuban Asep Dunia (PAD) Asep Saepudin/Ayojakarta.com-Dhika Alam Noor

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Paguyuban Asep Dunia (PAD) turut meramaikan Kaskus Hobby Ground, Indonesia Hypest Hobby Festival. 

Paguyuban yang terbentuk sejak 1 Agustus 2010 itu merupakan bentuk gerakan sosial yang bertujuan mempertemukan para pemilik nama Asep di seluruh dunia. Untuk bersilaturahmi dan mengaktualisasikan secara konkret agar berdaya dan bermanfaat bagi masyarakat. 

''Paguyuban Asep Dunia jumlah anggotanya kalau di media sosial Facebook ada 30 ribu orang. Mereka juga aktif untuk mengikuti kegiatan. Untuk yang memiliki kartu anggota sekitar 10-15 ribu orang,'' jelas salah satu pengurus PAD Asep Saepudin saat berbincang dengan Ayojakarta di Plaza Barat GBK, Sabtu (2/11/2019). 

Kepemilikan kartu anggota bersifat tidak wajib. Kartu memiliki nomor yang disertai kode barcode. Asep Saepudin sendiri mendapatkan nomor keanggotaan 372. 

''Ini saya kebagian nomor segini. Jadi sekarang kartunya sudah lengkap, bisa untuk bayar tol dan keperluan sehari-hari lainnya,'' katanya. 

Bagi masyarakat yang bernama Asep tidak perlu minder. Justru dengan adanya PAD bisa menyatukan nama Asep dari berbagai latar belakang profesi. 

''Mungkin ada tukang batagor yang namanya Asep. Tidak perlu malu karena dengan paguyuban ini strata sosial kita menjadi sejajar. Kita disamakan dengan nama Asep,'' ujar Asep Saepudin yang kelahiran Bandung, Jawa Barat. 

Adapun, kegiatan sosial yang rutin dilakukan seperti konferensi PAD dan jambore yang akan digelar pada 9-10 November 2019 di Bogor. 

''Ada bagi-bagi Al Quran di Bekasi dan bantuan Beasiswa Sampai SMA (Bisma). Kita kasih perlengkapan sekolah atau memberikan bantuan kepada anak yang putus sekolah,'' terang Asep Saepudin.  

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar