Yamaha

Pengusaha Kabupaten Bogor Tanda Tangani Kontrak dengan Mitranya di Rusia

  Minggu, 03 November 2019   Editor
Pelaku usaha Kabupaten Bogor jalin dan tanda tangani perjanjian kerja sama dengan mitranya di Rusia/Dok: KBRI Moskow

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tiga perusahaan asal Kabupaten Bogor menadatangani empat perjanjian kerja sama atau MoU dengan para mitranya di Rusia.

 

Produk yang ditawarkan antara lain coconut soy sauce, minuman jahe siap saji, keripik kelapa, keripik sayuran, body lotion, sabun dan peralatan rumah tangga. Nilai potensi transaksi kerja sama tersebut mencapai USD 768.000 atau sekitar Rp 11 miliar.

 

Kunjungan misi bisnis Kabupaten Bogor ke Rusia dipimpin Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan dengan mitra bisnis di Rusia yakni LLC Optocomplex, Center Snab, Reale, dan Golden Gate.

Iwan berharap, kelanjutan penandatanganan MoU kerja sama bisnis ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Peluang kerja sama bisnis dengan Rusia begitu terbuka dan banyak produk UMKM kita yang diminati di Rusia, selain produk olahan, juga hasil pertanian," kata Iwan.

AYO BACA : Kedatangan 14 Mahasiswa Indonesia dari Papua di Rusia Disambut Udara Dingin

Dalam pertemuan yang difasilitasi KBRI Moskow, Jumat (1/11/2019) lalu, para pelaku usaha Kabupaten Bogor dan Rusia membahas kerja sama perdagangan. Pertemuan dihadiri langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, dan Atase Perdagangan KBRI Moskow, Farid Amir.

Wahid mengapresiasi kunjungan misi bisnis Kabupaten Bogor ke Rusia dan berharap promosi dan misi dagang semacam ini dapat dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar di bidang perdagangan.

"Selain melalui Festival Indonesia yang hasilnya semakin terasa, KBRI Moskow juga membantu misi dagang daerah seperti yang dilakukan oleh Pemkab Bogor," ujar mantan Dubes RI untuk Persatuan Emirat Arab tersebut.

Pada tahun 2018, nilai perdagangan Indonesia dengan Rusia sebesar USD 2,5 miliar. Indonesia dan Rusia menargetkan nilai perdagangan sebesar USD 5 miliar dalam waktu dekat. Rusia memiliki peluang pasar yang besar bagi produk Indonesia, seperti produk pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Ke depannya produk Indonesia tidak hanya dapat masuk pasar Rusia, tetapi juga pasar Eurasian Economic Union (EAEU) yang saat ini Indonesia tengah dalam proses penandatanganan FTA dengan EAEU yang beranggotakan Rusia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, dan Kyrgystan.

Wahid berharap, pengusaha Indonesia yang aktif menggali potensi kerja sama dengan Rusia dapat semakin banyak lagi, seperti dari Kabupaten Bogor ini. Festival Indonesia yang sudah empat kali diselenggarakan di Moskow berdampak besar pada masyarakat Rusia untuk lebih mengenal produk Indonesia.

Untuk itu Dubes Wahid mendorong Pemkab Bogor ikut serta pada Festival Indonesia kelima mendatang di Moskow pada 30 Juli 2020 yang dimulai dengan forum bisnis, hingga 2 Agustus 2020.

Trade Expo Indonesia (TEI) pada Oktober 2019 lalu juga mendorong para pelaku usaha Rusia untuk menjalin kerja sama bisnis dengan Indonesia. Salah satu pengusaha Rusia yang menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bogor ini belum lama kembali ke Rusia setelah mengikuti TEI di Indonesia.

AYO BACA : Cara Unik Dubes Wahid Perkenalkan Batik di Lapangan Merah Moskow

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar