Dewan Heran Anies Lebih Prioritaskan Trotoar Dibanding Atasi Banjir

  Senin, 11 November 2019   Aprilia Rahapit
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah/Ayojakarta.com -- Aprilia Rahapit

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merombak dan mempercantik trotoar di sejumlah wilayah di ibu kota membuat heran anggota DPRD DKI Jakarta. 

"Memang mereka nggak konsentrasi, saya nggak tahu pak Gubernur programnya apa. Kok justru program prioritas dia trotoar?" tanya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11/2019).

Seharusnya, kata Ida, Anies berkonsentrasi memperbaiki waduk-waduk di Jakarta untuk mengendalikan banjir, khususnya menjelang musim hujan. 

"Sebentar lagi yang banjir, kenapa tidak konsentrasi bahwa waduk itu memang segera diperbaiki. Yang sifatnya masih bisa beberapa bulan ini harusnya digenjot ke sana, aliran air ke sungai harus segera diselesaikan harusnya kan gitu," tuturnya. 

Padahal, kata Ida, pengendalian banjir sudah menjadi prioritas program nasional, yang seharusnya ditindaklanjuti secara serius.

AYO BACA : Tanpa Sosialisasi, Penebangan Pohon di Cikini Disesalkan

"Ini kan prioritas program nasional. Macet, banjir, ini kan harus segera diselesaikan. Tapi kalau saya melihat konsentrasinya justru di anggaran ini yang lumayan besar, di trotoar, sama di penataan RW," ujarnya.

Diketahui, 30 persen dari anggaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta atau senilai Rp 1,2 Triliun digunakan untuk revitalisasi trotoar, nilai tersebut pun belum termasuk suku dinas. 

"Ini anggaran yang memang lumayan banyak. Sedangkan di dinas itu anggaran totalnya hanya Rp 3 triliun sekian. Berarti kalau digabung sama Sudin berarti kan luar biasa banyak," kata Ida.

Sementara, tambah Ida, anggaran pengendalian banjir oleh Dinas Sumber Daya Air  (SDA) lebih minim, yakni sekitar Rp 1 triliun.

"Kecil sekali. Kemarin untuk berapanya kita tidak kelompokkan. Mereka berbagai ada beberapa sudin yang memang tidak kita totalkan. Tapi memang tidak imbang sekali," tandasnya. 

AYO BACA : Kursi Wagub DKI Tetap Kosong Jika Gerindra dan PKS Belum Sepakat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar