Tabrak Lari GrabWheels, Pelaku Turunkan Bagus dari Kap dengan Mengentak Rem

  Kamis, 14 November 2019   Aldi Gultom
GrabWheels/Merdeka.com

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Saksi mata tabrak lari otopet listrik GrabWheels di Senayan, Jakarta Pusat, menyebut pelaku yang mengendarai Toyota Camry sama sekali tidak turun dari mobil setelah menabrak para korban.
 
"Dia (pelaku) enggak keluar. Soalnya pas ngerem cuma buat turunin Bagus, terus kabur," kata rekan korban, Wanda (18), Kamis (14/11/2019).
 
Bagus (28) adalah korban pertama yang tubuhnya tertabrak mobil Camry yang dikemudikan DH pada Minggu (10/11/2019) pukul 03.30 WIB di Pintu 3 Gelora Bung Karno.

AYO BACA : Kronologi Sedan Tabrak Mati 2 Remaja Pengguna GrabWheels, Terbawa Kap Hingga Terpental

Tabrakan kencang membuat tubuh Bagus terhempas hingga naik ke atas kap mesin mobil. Tubuh Bagus diturunkan DH dengan cara mengentak rem.
 
Tidak lama, Wisnu (18) dan Ammar Nawwar (18) yang ada di depan Bagus, juga menjadi korban tabrak hingga terpental. Kepala mereka membentur trotoar dan batang pohon.
 
Akibatnya, nyawa Ammar dan Wisnu tidak bisa diselamatkan. Sementara Bagus masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Waktu itu sempat jalan lagi mobilnya, tapi pelat nomornya jatuh di jalan, terus ditemukan sama Satpam. Satpam langsung komunikasi pakai HT dan mobilnya ditangkap di Pancoran," ungkap Wanda.
 
Wanda dan dua rekannya sempat bingung mengevakuasi Wisnu, Ammar dan Bagus, sebab mereka tidak tahu nomor telepon ambulans maupun rumah sakit.
 
"Akhirnya yang bantu bawa teman kita pengendara yang kebetulan lewat," ucap Wanda.

AYO BACA : Penabrak Penyewa GrabWheels Hingga Tewas Jadi Tersangka

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar