Yamaha

Komunitas Tasawuf Underground Ubah Kehidupan Anak-anak Punk

  Senin, 18 November 2019   Dhika Alam Noor
Pengajian Komunitas Tasawuf Underground/Ayojakarta.com-Dhika Alam Noor

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perubahan hidup ke arah lebih baik menjadi dambaan setiap orang. 

Tak terkecuali jamaah Komunitas Tasawuf Underground yang terus menata diri untuk lebih baik lagi setelah memperdalam ajaran Islam. 

Muhammad Romdon (27) asal Roxy, Jakarta Pusat mengikuti pengajian bersama Komunitas Tasawuf Underground sejak dua bulan lalu. Perubahan yang dirasakannya berdampak positif bagi perbaikan akhlak. 

''Ikut pengajian dua bulan lalu, diajak teman langsung karena teman deket ketemu di jalan. Ada perubahan, jadi lebih baik lagi, lebih tenang dan tidak emosian,'' jelasnya saat berbincang dengan Ayojakarta, Minggu (17/11/2019).

Pengajian yang digelar Komunitas Tasawuf Underground mulai dari belajar huruf hijaiyah hingga kajian pembenahan agama dan akhlak. Semua kegiatan dilakukan di Kolong Jembatan Tebet, Jakarta Selatan.

Fokus kegiatan tidak hanya memberikan materi keagamaan saja tapi mampu menghadirkan diskusi menarik antar jamaah. Sementara manfaat lain yang dirasakan bisa menambah teman baru. 

''Gaya pembawaan ceramahnya santai tidak terlalu formal. Nambah ilmu dan temen juga supaya lebih baik lagi dan istiqomah. Memang ingin serius ikut ini dan lebih memperdalam ilmu agama,'' papar Romdon yang sehari-hari beraktivitas sebagai pengamen. 

Jamaah lain Willy Agung Soemantri (31) juga merasakan perubahan dalam hidupnya setekah rutin mengikuti pengajian. Dirinya mengikuti pengajian bersama komunitas sejak tahun lalu bertepatan dengan didirikannya.

''Perubahan yang dirasakan tenang, lebih adem. Sebetulnya mereka ingin berubah makanya butuh dorongan dari orang terdekatnya,'' tutur Willy yang kerap disapa Acil. 

Banyak materi yang diajarkan oleh Ustaz Halim Ambiya, dosen sekaligus pendiri Komunitas Tasawuf Underground. 
Bagi Acil, materi yang disuguhkan sangat menarik dan mudah dimengerti jamaah. 

''Materi yang disukai kajian kitab karena lebih menyentuh dengan kehidupan kita dari kehidupan sebelummya,'' terangnya. 

Pengajian dilakukan rutin setiap Jumat dan Sabtu mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Pengajian meraih jamaah dari kalangan anak-anak punk dan pengamen jalanan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar