Yamaha

Dibangun Ulang, Pasar Senen Blok I dan II Hadirkan Inovasi Baru

  Rabu, 20 November 2019   Editor
Pedagang menjajakan dagangan di luar Gedung Pasar Senen Blok I dan II yang terbakar pada September 2017/Tribunnews-Rangga Baskoro

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- PT Jaya Real Property kembali membangun Pasar Senen Blok I dan II yang terbakar pada September 2017.

''Kami merasa keberadaan Pasar Senen perlu dijaga dan akan kami bangun ulang dengan kualitas dan fasilitas yang lebih baik, aman dan nyaman,'' kata Manager Proyek Pasar Senen Jaya I dan II Suhadirman, Rabu (20/11/2019).

Pembangunan dua blok Pasar Senen membutuhkan biaya Rp 900 miliar yang ditargetkan selesai pada April 2022.

Pembangunan Blok I dan II Pasar Senen diharapkan dapat kembali memenuhi kebutuhan lapak para pedagang yang sebelumnya menempati kawasan itu.

''Kami melihat bahwa membangun kembali Pasar Senen I dan II jauh lebih penting saat ini. Terutama bagi para pedagang lama yang sudah dari dulu berjualan di area tersebut,'' ujar Suhadirman.

Nantinya, Pasar Senen Blok I dan II terdiri enam lantai di atas lahan seluas 69.600 meter persegi. Dua lantai bagian paling bawah dan atas direncanakan menjadi lahan parkir. 

Sistem keamanan juga turut diprioritaskan dalam pembangunan Blok I dan II Pasar Senen.

''Pasar ini juga nantinya dilengkapi CCTV 24 jam yang diletakkan di setiap sudut bangunan,'' kata Suhadirman.

Bahkan, di setiap sudut bangunan pasar akan dipasang early warning system yang dapat melacak potensi terjadinya kebakaran dan memantau keseluruhan area.

Manager Pemasaran Pasar Senen I dan II Dodit Hardianto menambahkan, fasilitas yang ada di Pasar Senen Blok I dan II diharapkan dapat menghidupkan kembali pusat ekonomi ibu kota dari Pasar Senen.

''Keamanan dan kenyamanan pedagang maupun konsumen menjadi perhatian utama kami. Persepsi lingkungan kumuh, panas dan rawan diharapkan akan semakin sirna dari benak pedagang dan konsumen dengan adanya inovasi baru ini,'' jelas Dodit.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar