Yamaha

Jumlah Murid yang Bersepeda Meningkat Pesat di SDN Gandaria Selatan 01

  Senin, 25 November 2019   Aldi Gultom
Tangkapan layar dari akun Instagram Gubernur DKI, Anies Baswedan, yang menerangkan tentang program Sekolah Ramah Bersepeda dan SDN Gandaria Selatan 01 yang menjadi pionirnya.

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Dalam sebulan terakhir, minat siswa SD Negeri Gandaria Selatan 01, Cilandak, menggunakan sepeda ke sekolah meningkat signifikan. 

Kepala Sekolah SDN Gandaria Selatan, Surani, mengatakan, awalnya jumlah siswa yang bersepeda ke sekolah tercatat 30 orang.

"November ini jumlah bertambah jadi 70 orang siswa," kata Surani, Senin pagi (25/11/2019).

Ia mengatakan, rata-rata siswanya sudah mulai bersepeda dari kelas 3. Kini, mereka sudah duduk di kelas 6 dan masih setia bersepeda ke sekolah. 

Jumlah siswa di SD Negeri 01 Gandaria Selatan sebanyak 401 anak terdiri atas 13 rombongan belajar, dengan guru 22 orang.

Menurut Surani, alasan siswa rutin bersepeda ke sekolah karena jarak antara rumah dan sekolah tidak terlalu jauh. Selain itu, para siswa tidak mesti menyeberang jalan utama atau jalan raya. Jarak tempuh rata-rata siswa dari rumah ke sekolah antara 450 meter sampai 2 kilometer.

"Kalau menyeberang jalan raya ada kekhawatiran dari orang tua," ungkap Surani.

SDN 01 Gandaria Selatan, yang terletak di Jalan Teladan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, berdekatan dengan Stasiun Cipete Raya (sekitar 70 meter). Pada pekan lalu (Rabu, 20/11/2019), sekolah tersebut dipilih sebagai sekolah pertama untuk penerapan program Sekolah Ramah Bersepeda. Kegiatan ini masih satu kesatuan dengan program Jakarta Ramah Bersepeda yang diluncurkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sekolah Ramah Bersepeda adalah kegiatan menanamkan budaya bersepeda dan mengapresiasi para siswa yang bersepeda sejak dini.

Proyek ini menyediakan jalur sepeda yang bercat hijau dan rambu-rambu penunjang di sekitar jalan lingkungan sekolah seperti kaca cembung dan rambu lainnya.

"Menurut saya adanya jalur sepeda ini sangat membantu, kayak mobil, motor bisa menghindar, karena ada anak-anak bersepeda dan jalan kaki dan pemasangan kaca cembung bagi pengendara jadi bisa melihat pejalan kaki dan pesepeda bisa mengurangi risiko kecelakaan," ucap Surani.

Surani berharap, kegiatan Sekolah Ramah Bersepeda yang mengapresiasi siswa yang bersepeda dengan pemberian bantuan sepeda, dapat menambah jumlah siswa yang bersepeda ke sekolah.

"Jadi yang dapat sepeda baru, sepeda lamanya dihibahkan ke yang lain, jadi semakin banyak siswa yang bersepeda ke sekolah," harap Surani.

Namun ada dampak lain dari peningkatan minat siswa untuk bersepeda. Tempat parkir khusus sepeda yang disediakan sekolah jadi lebih padat dari sebelum-sebelumnya. Ruang parkir seluas kurang lebih 5x4 meter tidak cukup memuat semua sepeda hingga menyulitkan para siswa untuk parkir dan mengambil sepeda saat jam pulang sekolah.

"Sejak saya masuk ke SDN 01, September 2017, parkir sepeda itu sudah ada dan kondisinya selalu penuh oleh sepeda anak-anak," aku Surani.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar