Bank Nagari Resmi Jadi Bank Syariah, Keberkahan Buat Masyarakat Sumbar

  Senin, 02 Desember 2019   Widya Victoria
Kantor pusat Bank Nagari di Padang Sumatra Barat/Banknagari.co.id

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perjuangan masyarakat ekonomi syariah mengajukan Bank Nagari menjadi bank syariah akhirnya terwujud.

 

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah menyetujui konversi Bank Nagari dari bank konvensional jadi bank syariah pada Sabtu (30/11/2019).  

Anggota DPR dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina menyampaikan selamat.

"Saya berharap, setelah terjadi konversi Bank Nagari menjadi syariah akan terjadi trobosan yang besar terhadap perkembangan UMKM di Sumatera Barat. Perkembangan UMKM di Sumbar dengan ada kontribusi dari Bank Nagari, akan memicu daerah lain untuk mengikuti jejak Sumatera Barat dalam pengelolaan perbankan provinsi masing-masing", ujar Nevi dalam rilis persnya, Senin (2/12/2019).

Politisi PKS ini mengatakan bahwa nilai-nilai adat Sumatera Barat sangat kental dengan pengaruh syariat Islam. Filosofi adat dengan pesan "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabulloh". Sekarang tinggal nilai-nilai mulia ini dapat diimplementasikan langsung di lapangan, dan terpenting adalah keberkahan yang selalu diharapkan oleh seluruh masyarakat Sumbar dengan membawa rasa aman, rasa nyaman, rasa damai menyentuh individu-individu secara umum.

Menurut dia, salah satu indikator keberkahan adalah ketika masyarakatnya memiliki kebahagiaan yang tidak terlalu jauh satu sama lain yang ditunjukkan dengan kecilnya gini rasio. Ia mencontohkan situasi masyarakat di zaman Umar bin Abdul Azis yang memiliki gini rasio sangat kecil.  

Untuk daerah Sumbar berdasar data BPS tahun 2018, persoalan gini rasio perlu menjadi perhatian khusus. Meski pada tahun 2018 ada kenaikan dibandingkan tahun 2017, tingkat konsumsi masyarakat Sumbar di antara sesama penduduknya ada perbedaan yang cukup lebar.

Penguatan UMKM, lanjut dia, akan memberikan kontribusi yang sangat baik untuk memperkecil gini rasio. Informasi yang diperolehny dari BPS menunjukkan ketimpangan di Sumbar lebih baik dibandinkan provinsi lain.

Nevi memaparkan saat ini gini rasio Sumbar berada pada posisi ke-4 nasional setelah Bangka Belitung, Kaltara dan Sumatera Utara.

"Saya berharap Bank Nagari yang sudah menjadi syariah dapat lebih membantu memperkecil gini rasio di Sumbar hingga terbaik secara nasional," imbuh Nevi.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar