Azas Tigor Bawa Massa Hadiahi Piagam dan 'Sisir Anggaran' untuk William PSI DKI

  Rabu, 04 Desember 2019   Aprilia Rahapit
Aliansi Masyarakat untuk Transparansi memberikan piagam penghargaan kepada anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana yang diwakili Eneng Marlianasari (Ayojakarta.com/Aprilia Rahapit)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Massa dari Aliansi Masyarakat untuk Transparansi berunjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, untuk mendukung Anggota DPRD dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana.

William adalah anggota DPRD Jakarta yang pernah mengungkap rencana pembelian Lem Aibon senilai Rp82,8 miliar yang tertera dalam e-budgeting website apbd.jakarta.go.id. Temuannya itu sempat menghebohkan publik bahkan menjadi isu nasional.

Pantauan Ayojakarta di lokasi, massa tiba di Kebon Sirih sekitar pukul 10.00 WIB membawa banyak poster dan spanduk yang berisi dukungan kepada William. Massa kompak berseragam putih, membawa atribut topeng bergambar wajah William, dan spanduk bertuliskan #SaveAPBDjakarta. 

Koordinator Aliansi Masyarakat untuk Transparansi, Azas Tigor Nainggolan, mengatakan, pihaknya bermaksud memberi semangat kepada William dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD. 

"Sebagai anggota DPRD wajib menyuarakan kepentingan rakyat yang diwakilinya. Aksi ini juga supaya transparansi yang sudah dibangun oleh William dan teman-teman di PSI dan lainnya bisa terpelihara," ungkap Tigor saat berdemonstrasi bersama rekan-rekannya.

Ia menuturkan,  keterbukaan anggaran adalah pintu masuk untuk melindungi hak-hak asasi warga Jakarta. Jika transparansi tidak ada, uang rakyat bisa dimanipulasi dan rawan dikorupsi.

"Makanya tranparansi informasi adalah pintu masuk untuk melindungi hak-hak yang lainnya. Jadi aksi ini adalah aksi menuntut adanya transparansi penggunaan uang warga Jakarta," tuturnya. 

Selain itu, lanjut Azas, aksi ini sekaligus mengingatkan kepada anggota DPRD yang lain supaya mengikuti langkah-langkah keterbukaan informasi dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang penyusunan APBD DKI.

Selesai  berorasi, Azas lantas menyerahkan penghargaan berupa piagam dan sebuah sisir ukuran raksasa bertuliskan "Sisir Anggaran" kepada Eneng Marlianasari dari Fraksi PSI yang hadir di tengah massa aksi mewakili William.

Tindakan William menviralkan rancangan APBD DKI itu berujung sanksi ringan dari Badan Kehormatann Dewan DKI. William dianggap bertindak tanpa melalui koordinasi antarsesama anggota dewan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar