Yamaha

Ketua MPR Dorong Irjen Listyo Sigit Prabowo Jabat Kabareskrim

  Jumat, 06 Desember 2019   Widya Victoria
Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Ayojakarta.com/Aprilia Rahapit)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung Kadiv Propam Irjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kabareskrim menggantikan Idham Azis yang telah dilantik menjadi Kapolri.

"Walaupun yang bersangkutan relatif masih muda karena lulusan Akpol 1991, bukan berarti mengurangi etos kerja maupun profesionalitasnya dalam memimpin Bareskrim," kata politisi Golkar ini.

Rekam jejak Irjen Listyo sebagai ajudan Presiden Joko Widodo (2014-2016), Kapolda Banten (2016-2018), dan Kadiv Propam (2018-sekarang) menunjukan kualitas dirinya sebagai aparat polisi yang handal dan teruji.

"Penilaian utama untuk menduduki sebuah amanah jabatan adalah rekam jejak yang teruji dan kualitas diri yang mumpuni. Penunjukan Irjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim sangat tepat,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (6/12/19).

Mantan Ketua DPR dan mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengatakan, pengisian posisi Kabareskrim pasca ditinggalkan Idham Azis yang hampir sebulan itu sudah tepat. Hal ini supaya tidak menghambat poses penegakan hukum, penyelidikan, maupun penyidikan yang sedang ditangani Bareskrim.

"Bareskrim ke depan punya tantangan berat. Khususnya dalam meningkatkan profesionalitas SDM penyidik yang didukung teknologi penyidikan yang berkualitas. Sehingga bisa menegakan hukum secara prima baik kepada saksi, ahli, maupun tersangka. Dan terpenting, tidak menjadikan hukum sebagai barang dagangan. Melainkan menjadikan hukum sebagai panglima menegakan kebenaran dan keadilan," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap, di bawah kepemimpinan Irjen Listyo, Bareskrim juga bisa meningkatkan sinergitas antar penegak hukum dan para pemangku kepentingan lainnya. Selain juga Bareskrim turut aktif turun ke kampus, organisasi sosial kemasyarakatan, pemuka agama, maupun kalangan lainnya untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

"Paradigma Bareskrim kedepan perlu diubah bukan dengan seberapa banyak berhasil menyelesaikan perkara. Melainkan seberapa banyak mampu menekan terjadinya pelanggaran hukum di masyarakat. Memasyarakatkan hukum menjadi tugas dan tantangan Bareskrim yang tak mudah," pungkas Bamsoet.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar