Pukul Polisi dan Berusaha Lari, Bandar Narkoba Ditembak Mati

  Jumat, 06 Desember 2019   Lopi Kasim
Ilustrasi penembakan (NTMC Polri)

JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Seorang bandar narkoba berinisial S ditembak mati pihak kepolisian di daerah Koja, Jakarta Utara, Kamis kemarin (5/12/2019).  

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan S ditembak karena memukul polisi saat dilakukan pengembangan kasus dan sempat berupaya melarikan diri. Alhasil, polisi pun melakukan tindakan tegas terukur.

"Tersangka sempat memukul anggota, kemudian mau melarikan diri. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kramat Jati, tapi di perjalanan, tersangka meninggal dunia," kata Yusri di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (6/12/2019).

S diketahui merupakan residivis kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan pernah dibui empat tahun atas kasus yang sama. Pada Mei 2019, S ditangkap atas kasus pemakaian sabu dan sempat direhab.

"Tersangka S merupakan residivis narkotika, pernah berurusan dengan polisi tahun 2012 dan ditahan 4 tahun atas pengungkapan kepemilikan satu kilogram sabu," ujar Yusri.

Pihaknya, tambah Yusri, sedang memburu pemasok barang haram tersebut yang biasa disebut Papi. Saat ditangkap di kosnya, polisi menyita 100 gram narkoba jenis sabu dan bong.

"Dari keterangan awal, dia (tersangka S) mendapat barang dari orang yang biasa dipanggil Papi, masih DPO saat ini," ungkap Yusri.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar