Pengakuan Miss Universe 2019 Zozibini Tunzi yang Tak Pernah Dianggap Cantik

  Senin, 09 Desember 2019   Istihanah Soejoethi
Miss Universe 2019, Zozibini Tunzi. (CNN.com)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Miss South Africa 2019, Zozibini Tunzi, berhasil meraih mahkota Miss Universe 2019 pada Minggu (8/12/2019) malam waktu setempat.

Dalam pidato kemenangannya, wanita 26 tahun itu meminta semua anak yang memiliki warna kulit, rambut dan ras seperti dirinya untuk lebih percaya diri.

"Saya tumbuh di dunia yang wanita seperti aku, dengan tipe kulit dan rambut seperti aku, tak pernah dianggap cantik," ujar Zozibini, seperti diberitakan CNN. 

"Aku rasa ini waktunya berhenti. Aku ingin anak-anak melihatku dan melihat wajahku dan aku ingin mereka melihat wajahnya seperti aku," tambah Zozibini

Zozibini Tunzi menyingkirkan dua pesaingnya yang masuk dalam tiga besar Miss Universe 2019, Sofia Aragon dari Mexico dan Madison Andersond asal Puerto Rico.

AYO BACA : Catat Sejarah, Indonesia Masuk 10 Besar Miss Universe 2019

Malam puncak Miss Universe 2019 diadakan di Tyler Perry Studios, Atlanta, Amerika Serikat. Sebanyak 85 kontestan, termasuk Indonesia, tampil dalam acara prestisius tersebut. 

Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull, berhasil mencatat sejarah baru dengan masuk dalam jajaran 10 besar di ajang pemilihan ratu se-jagat itu.

Zozibini lahir di Tsolo, Eastern Cape, Afrika Selatan pada 18 September 1993. Demi kuliah, ia pindah ke Cape Town dan berkuliah di Cape Peninsula University of Technology hingga meraih gelar sarjana dalam bidang hubungan masyarakat dan image management pada 2018.

Ia mulai menjajal kontes kecantikan pada 2017. Karirnya menemukan jalan terang dalam arena kontes kecantikan Miss South Africa 2019. Zozibini Tunzi diumumkan menjadi salah satu dari 16 finalis pada 11 Juli lalu. Ia terus melenggang ke seleksi 10 besar, 5 besar, dan dua teratas sebelum bersinar di ajang Miss Universe 2019.

Pada 2017 lalu, Afrika Selatan juga bersinar dalam ajang Miss Universe lewat sosok Demi-Leigh Nel-Peters yang menjadi juara pertama.  Di tahun berikutnya, wakil negara ini, Tamaryn Green, ada di posisi Runner-Up Pertama.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar