Minimalisir Penggunaan Kendaraan Pribadi dengan Integrasi Moda Transportasi

  Senin, 09 Desember 2019   Aprilia Rahapit
Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar (Ayojakarta.com/Aprilia Rahapit)

MENTENG, AYOJAKARTA.COM -- Hasil kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) diharapkan dapat meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi.

Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan kerja sama membentuk Transit of Development (TOD) dengan PT KAI ini akan menguatkan integrasi transportasi masyarakat, di mana ke depan aktivitas masyarakat dimulai dari berangkat hingga tiba di tujuan menggunakan moda transportasi umum.

"Semuanya, tapi yang lebih khusus lagi adalah pengelolaan kawasan stasiun dan TOD. Kalau sekarang kan tidak terintegrasi antara pengelolaan jalur dan kawasan di stasiunnya," ungkapnya di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

William merasakan, saat ini masyarakat belum menikmati perjalanan yang terintegrasi, beberapa masyarakat masih menggunakan kendaraan pribadi meskipun usai menggunakan moda transportasi umum.

"Ya, orang enggak nikmat. Kita rasa lah bagaimana jumlah penikmat layanan transportasi publik itu belum end to end, belum dari rumah ke tempat tujuan," ujarnya.

Untuk memindahkan kebiasaan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi, kata William, dibutuhkan sarana transportasi yang terintegrasi.

"Ini upaya yang mulai kita lakukan," ucapnya.

Ke depan, pengintegrasian moda transportasi akan diterapkan mulai dari rute perjalanan, infrastruktur, ticketing, hingga kelembagaan. Dalam hal ini misalnya masyarakat bisa menggunakan semua moda transportasi dalam satu sistem pembayaran.

Diketahui, dalam perjanjian kerja sama kedua belah pihak ini akan membentuk perusahaan joint venture sebagai perusahaan yang akan memperkuat integrasi transportasi, di mana kepemilikannya masing-masing 51 persen di MRT dan 49 persen di KAI yang nantinya akan mengatur stasiun-stasiun di kawasan Jakarta.

"Dengan integrasi, maka yang sekarang menggunakan kendaraan umum kereta api sekitar 1,2 juta dan darat 980.000, nantinya akan bisa menikmati integrasi dalam satu kesatuan," ungkap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan usai menyaksikan penandatanganan kerja sama antara PT KAI dan PT MRT Jakarta.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar