Yamaha

Jumlah TGUPP Dipangkas, yang Double Job Akan Dipecat

  Selasa, 10 Desember 2019   Aprilia Rahapit
Rapat Badan Anggaran (Banggar) untuk RAPBD DKI Jakarta 2020 di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Ayojakarta.com/Farsya)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) untuk RAPBD DKI Jakarta 2020, DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk memangkas jumlah anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dari 67 anggota menjadi 50 anggota.

Rapat Banggar membahas TGUPP ini bisa dibilang paling lama dibandingkan pembahasan isu lainnya. Rapat baru selesai pada 22.00 WIB tadi malam. 

Mulanya, Wakil Ketua DPRD, Mohammad Taufik,  menegaskan bahwa kinerja TGUPP harus dievaluasi dan hasil evaluasi tersebut harus sesuai dengan serapan anggaran daerah.

"Karena itu, evaluasi sistem bisa juga evaluasi jumlah. Bisa  55 (anggota TGUPP) lah, misalkan sistemnya cara kerja," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Menanggapi hal tersebut, Sekda DKI, Saefullah, meminta DPRD memberikan kesempatan kepada TGUPP Gubernur Anies Baswedan. Ia juga memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja TGUPP, termasuk anggota TGUPP yang diduga rangkap jabatan.

"Kiranya gubernur diberikan kesempatan untuk mengejar visi misinya, janji-janjinya yang 23 janji dan programnya yang dikenal dengan program strategis daerah. Kita akan lakukan evaluasi, misalnya anggota TGUPP double job kami pastikan di-drop," tegasnya.

Sejumlah pendapat akhirnya berujung dengan keputusan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, mengurangi jumlah anggota TGUPP.

"Dengan mengucapkan bismillah, TGUPP saya putuskan 50 orang. Yang double job tolong diganti, uangnya dikembalikan ke kas daerah," kata Prasetio disusul ketokan palu.

Anggaran untuk TGUPP adalah sebesar Ro19,8 miliar. Nilai tersebut akan berubah lantaran penyusutan jumlah anggota TGUPP.

"Dan beliau-beliau juga harus kerja yang maksimal. Jangan TGUPP nakut-nakutin SKPD, jadi enggak ada kinerja maksimal SKPD-nya," ujar Prasetio. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar