Yamaha

Pengangguran Dominasi Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Banten

  Selasa, 10 Desember 2019   Dhika Alam Noor
ilustrasi

BANTEN, AYOJAKARTA.COM -- Polda Banten mencatat pelaku penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2019 mencapai 928 tersangka dengan 732 kasus. Data tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang berkisar 644 kasus dengan 804 tersangka.

Dirnarkoba Polda Banten Kombes Pol Yohanes Hernowo mengatakan, penyalahgunaan narkoba di wilayahnya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, baik secara kuantitas maupun kualitas.

"Jelas ada kenaikan pada tahun 2018, tindak pidana hanya 644 kasus. Sedangkan sekarang sebanyak 732 kasus, biasanya setiap tahunnya naik sekitar 100 kasus," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/12/2019).

Menurutnya, pelaku penyalahgunaan narkoba didominasi golongan pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan. Sedangkan untuk pelajar masih terhitung sedikit.

"Golongan rata-rata, pelajar hanya sedikit, kebanyakan pengangguran," bebernya.

Ia menyampaikan bahwa peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) tertinggi terjadi di wilayah Tangerang. Hal itu tercermin dari banyaknya pengungkapan kasus dan penyitaan barang bukti peredaran narkoba di kota itu selama tahun terakhir.

"Wilayah Tangerang karena komposisi masyarakat disana dikenal heterogen. Berbatasan dengan Ibukota Jakarta dan memiliki berbagai persoalan dari kemiskinan, kriminalitas. Beda halnya dengan wilayah Lebak," ungkapnya.

Berdasar data yang diperoleh Polda Banten kasus penyalahgunaan narkoba tertinggi di wilayah hukum Polres Tangerang dengan jumlah 333 kasus dan 385 tersangka. Kemudian disusul Polda Banten dengan jumlah 102 kasus dan 145 tersangka. Polres Serang sebanyak 64 kasus dan 78 tersangka.

Selanjutnya, Polres Cilegon sebanyak 91 kasus dan 117 tersangka, Polres Serang Kota sebanyak 62 kasus dan 93 tersangka. Polres Pandeglang sebanyak 42 kasus dan 55 tersangka. Polres Lebak sebanyak 37 kasus dengan 54 tersangka.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu narkoba jenis sabu sebanyak 3,7 kilogram, ganja sebanyak 234 kilogram, tembakau gorilla sebanyak 627 gram, ekstasi sebanyak 36 butir, zenith sebanyak 201, 853 gram, psikotropika 42 butir dan obat-obatan keras sebanyak 494.972 butir.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar