Polisi Janji Secepatnya Sampaikan Perkembangan Kasus Novel Baswedan

  Selasa, 10 Desember 2019   Dhika Alam Noor
Kepala Biro Penmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono (Tribunnews/Igman Ibrahim)

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo telah memanggil Kepala Polri Jenderal Idham Azis terkait penanganan kasus teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. 

Menurut Kepala Biro Penmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono, kapolri melaporkan sejauhmana tim teknis yang telah dibentuk untuk mengungkap kasus itu melakukan penyelidikan.

''Prinsipnya bahwa penyidik serius bekerja. Dan penyidik bekerja dengan keras untuk berupaya mencari siapa pelakunya,'' ujarnya di Mabes Polri, Selasa (10/12/2019).

Dari penyelidikan tindak pidana, penyidik sudah melakukan beberapa kegiatan dengan dua metode yaitu induktif dan deduktif. 

AYO BACA : Polri Klaim Tim Teknis Kasus Novel Sangat Transparan kepada KPK

''Induktif sudah dilakukan dari mulai TKP dari sana, sudah menyisir. Kita sudah mendapatkan 73 saksi,'' kata Argo. 

Tentu saksi-saksi yang sudah dievaluasi satu per satu keterangannya seperti apa. Dan kemudian berkaitan dengan barang bukti apa saja yang ditemukan di lokasi kejadian. 

''Kemudian ada beberapa petunjuk seperti CCTV sudah diambil. Yang berkaitan dengan lokasi TKP dan beberapa toko kimia sudah didatakan di sana,'' jelas Argo. 

Jika ada keterangan lebih lanjut terkait kasus Novel Baswedan maka Polri akan menyampaikan secepatnya. Karena Tim Penyidik kasus Novel telah berkoordinasi dengan pihak KPK.

''Mudah-mudahan tidak berapa lama kita bisa memyampaikan nanti apa yang sudah dilakukan oleh penyidik. Jadi kita transparan kepada KPK, tidak ada yang ditutupi dan kita kerja keras. Mudah-mudahan apa yang menjadi doa kita bersama mudah-mudahan mengungkap siapa pelakunya,'' ppaar Argo. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar