Yamaha

Laporkan ke Pos Ini Jika Menemukan Pelecehan Seksual di MRT

  Selasa, 10 Desember 2019   Dhika Alam Noor
Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Syahbandar (Ayojakarta.com/Aprilia Rahapit)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Hingga saat ini, PT MRT Jakarta menyebut belum ada laporan pelecehan seksual di area stasiun maupun dalam gerbong. Walaupun demikian, PT MRT Jakarta terus membangun sistem untuk mengantisipasi perlakuan merugikan tersebut.

"Saat ini pelaporannya belum ada. Yang lebih banyak kan terkait dengan melanggar aturan. Jadi kita betul-betul mendorong suasananya jangan terjadi. Sistem yang baik ini lagi dicipkatan di MRT Jakarta," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Syahbandar di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Bila ada masyarakat yang melihat perilaku tersebut dan merasa khawatir. Pihaknya menyiapkan pos sahabat perempuan dan anak di setiap stasiun MRT Jakarta.

Menyusul peresmian pos sahabat perempuan dan anak oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa, (10/12/2019) pagi.

"Tadi pagi baru diresmikan. Sekarang pos itu ada dan ada petugasnya. Pos sahabat perempuan dan anak berada di dalam stasiun," kata William.

Jumlahnya pos itu adalah 240 halte TransJakarta, enam stasiun Lintas Raya Terpadu (LRT), juga 13 stasiun Moda Raya Terpadu (MRT). Di pos tersebut, layanan yang disediakan adalah pengaduan, pendampingan psikologi, pendampingan hukum, hingga visum di rumah sakit jika ada kekerasan.

 

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar