Yamaha

Indra Sjafri Puji Vietnam Bermain dengan Semangat Luar Biasa

  Rabu, 11 Desember 2019   Hendy Dinata
Indra Sjafri/PSSI.Org

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM --  Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 gagal meraih medali emas SEA Games 2019 setelah dikalahkan Vietnam dengan skor 0-3 dalam laga di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam.

Indra Sjafri selaku pelatih Timnas U-22 menyampaikan selamat kepada Vietnam.

"Selamat buat Vietnam. Mungkin itu saja, jadi selamat buat Vietnam," kata Indra, Rabu (11/12/2019).

Indra juga menilai prestasi yang diukir timnas pada ajang SEA Games 2019 ini jauh lebih baik dibandingkan enam tahun silam.

"Jadi prestasi hari ini sebenarnya jauh lebih baik ketimbang enam tahun sebelumnya. Tapi kita mencoba untuk menjadi lebih baik dengan mengusahakan medali emas, setelah 28 tahun terakhir. Dan kita mulai dengan gim terbuka, karena ini memang single match, tidak ada lagi pertandingan setelah ini, ya kalau tidak kalah ya menang," tuturnya.

Selain itu, menurut Indra, permainan skuad asuhannya juga lebih baik dari pertandingan sebelumnya. Namun, diakuinya Vietnam bermain lebih baik dengan semangat yang luar biasa.

"Secara keseluruhan, tim ini lebih baik dari gim gim sebelumnya. Gol gol dari set piece menjadi pekerjaan rumah kita, dan saya dari awal sudah kasih tahu pemain, bahwa Vietnam unggul dari bola bola atas, dan juga sejak dengan pelatih Park, posession mereka, pergerakan pemain, mereka lebih baik. Dan pemain pemain Vietnam bermain dengan semangat luar biasa," tutup Indra.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tetap mengapresiasi perjuangan timnas U-22.
"Mereka bermain taktis. Baru menit ke-12 mereka sudah cederai Evan Dimas. Memang itu yang jadi strategi mereka. Namun, pemain jangan kecil hati, mereka sudah kasih yang terbaik," kata Iriawan.

Tiga gol Vietnam ke gawang timnas U-22 Indonesia dicetak oleh Doan Van Hao pada menit ke-38 serta 73 dan Do Hung Dung (59').

Alhasil, kekalahan timnas U-22 Indonesia dari Vietnam membuat skuad asuhan Indra Sjafri tersebut gagal mengulang sukses seperti pada SEA Games 1991.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar