Yamaha

Buntut Viral Kekerasan Pasien RSJ Grogol, Sekuriti Dipanggil Polisi

  Rabu, 11 Desember 2019   Editor
ODGJ dipukul petugas. (Facebook/Yusuf Neo Pamungkas)

JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Identitas pasien rumah sakit yang melarikan diri lantaran tak mempunyai biaya akhirnya terungkap.

Pria yang viral di media sosial karena mendapat perlakukan kasar dari pihak petugas keamanan atau sekuriti tersebut bernama Fiki (30).

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Mubarak menuturkan, Fiki bukan merupakan pasien yang tak memiliki biaya. Fiki telah membayar biaya di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat.

"Yang bersangkutan ini bukan pasien tak mampu bayar biaya. Dia sudah bayar kok," kata Mubarak, Rabu (11/12/2019).

Menurut Mubarak, kondisi Fiki saat ini mulai berangsur membaik usai berobat di rumah sakit tersebut. Hanya saja, ia tak menjelaskan alasan Fiki lari dari rumah sakit sehingga diringkus sekuriti dengan perlakuan kasar.

"Pasien sudah 75 persen sehat. Saat ini sudah dibawa pihak keluarga ke rumah," katanya.

Terkait kasus kekerasan terhadap Fiki, jajaran Polsek Tanjung Duren bakal memanggil pihak sekuriti siang ini guna. Polisi ingin mengetahui kronologi serta ada tidaknya unsur kesengajaan dalam kekerasan tersebut.

"Rencana kita jadwalkan hari ini untuk periksa chief security dan securitinya terkait insiden tersebut. Hari ini kita panggil ke Polsek," kata Mubarak.

"Pemanggilan dilakukan apakah ada unsur kesengajaan atau terbukti melakukan pemukulan," imbuh dia.

Sebelumnya, dalam unggahan akun Instagram @makassar_info, pria berbaju hijau serta mengenakan celana pendek berwana biru disebut kabur dari rumah sakit.

Namun, lelaki itu tertangkap dan malah mendapat bogem mentah karena hal tersebut. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Grogol, Jakarta Barat pada Selasa (10/12/2019).

"Sedih, diduga tidak bisa membayar tagihan, pasien ini kabur dari rumah sakit. Mirisnya lagi, pria yang berpakaian security lakukan kekerasan (10/12/2019)," tulis akun Istagram tersebut.

Pada video pertama, terlihat pria tersebut telah diamankan oleh seorang satpam. Terlihat pula satpam itu sedang berbincang dengan rekannya melalui handy talky.

Bahkan, satpam tersebut tampak menggenggam baju pria tersebut agar tidak kabur. Tak lama berselang, datang dua satpam lainnya menggunakan sepeda motor.

Satpam yang mengenakan pakaian batik langsung menerjang pria tersebut dan membawanya ke sepeda motor. Terlihat ada sikutan yang mendarat di dada pria yang diduga pasien itu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar