Yamaha

Gubernur Anies Pecat Pejabat Terlibat Tes Honorer Masuk Selokan

  Rabu, 11 Desember 2019   Editor
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Ayojakarta.com/Aprilia Rahapit)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberhentikan sementara sejumlah pejabat yang terlibat pelaksanaan tes perpanjangan kontrak honorer K2 dan non K2 dengan cara menyuruh masuk ke selokan kotor.

Gubernur Anies sudah menyaksikan rekaman video honorer K2 dan non K2 yang menjalani tes perpanjangan kontrak dengan cara tidak manusiawi itu.

Dia juga kesal karena sampai hari ini masih menerima laporan bahwa masih ada tes tertulis untuk perpanjangan kontrak honorer di GOR Cendrawasih, Jakarta Barat.

Juga masih ada laporan terjadi tes lapangan dengan menyuruh honorer masuk ke selokan di Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakbar.

''Ini langsung diperiksa. Yang serupa ini tidak boleh dibiarkan,'' kata Gubernur Anies, Rabu (11/12/2019).

Dia menyebutkan, sejak Selasa (10/12/2019), semua pihak yang terlibat sudah langsung dibebastugaskan sementara. Sembari menunggu proses pemeriksaan yang dituangkan dalam BAP yang akan menjadi dasar pemberian sanksi.

''Inspektorat sudah turun memeriksa di Kelurahan Jelambar. Hasilnya pihak-pihak yang terlibat langsung dibebastugaskan sementara. Nanti mereka akan menerima sanksi sesuai pelanggaran yang dibuat,'' terang Gubernur Anies.

Sebelumnya, Gubernur Anies kaget melihat video tes perpanjangan kontrak untuk honorer K2 dan non K2 Kelurahan Jelambar dengan cara menyuruh peserta masuk ke selokan berair kotor. Padahal, mereka rata-rata sudah lama bekerja sebagai honorer. 

Tes dinilai bertentangan dengan aturan karena Sekda DKI Syaefullah telah mengeluarkan surat edaran menyangkut perpanjangan kontrak pegawai melalui Surat Nomor 58/SE/2019 tanggal 29 November 2019.

Surat edaran jelas menyatakan bahwa untuk perpanjangan kontrak cukup mengajukan surat lamaran, KTP dan menyertakan laporan hasil evaluasi kinerja dari pejabat atasan, tidak ada tes tertulis apalagi tes fisik masuk ke dalam selokan.

Selama ini, Pemprov DKI dalam melakukan perpanjangan kontrak pegawai honorer tiap SKPD memberlakukan tes tulis dan fisik. Di samping persyaratan administrasi seperti SKCK dan surat bebas narkoba. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar