Yamaha

Jaga Kebersihan Wilayah, Wali Kota Jakbar Serahkan 106 Germor

  Selasa, 17 Desember 2019   Editor
Wali Kota Jakbar H Rustam Effendi menyerahkan sebanyak 106 germor dari Dinas LH DKI untuk 56 kelurahan (barat.jakarta.go.id)

KEMBANGAN, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Jakarta Barat H Rustam Effendi menyerahkan sebanyak 106 gerobak motor (germor) dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk 56 kelurahan. 

Penyerahan secara simbolis oleh Wali Kota Rustam kepada lurah dihadiri Sekko Jakbar H Eldi Andi, sejumlah pejabat dan para camat. 

''Alhamdulillah hari ini Jakarta Barat dapat germor lagi, jumlahnya 106 unit. Ini sangat berguna dan bermanfaat sebagai alat kerja kita dalam rangka kebersihan lingkungan di wilayah,'' ujar Wali Kota Rustam di lobi Gedung B Kantor Wali Kota Jakbar, Selasa (17/12/2019) 

Menurutnya, awal tahun ini dan tahun sebelumnya, Jakbar juga telah mendapat ratusan germor. Diharapkan, dengan semakin banyak germor akan semakin bersih lingkungan. 

''Dengan banyaknya germor tidak ada alasan lagi kekurangan kendaraan pengangkut sampah. Dan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat sampahnya tidak terangkut,'' kata Wali Kota Rustam.

Dia pun mengingatkan para lurah dan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) untuk merawat germor dengan baik serta memanfaatkannya sesuai fungsi. Selain itu, pengemudi germor harus orang memiliki kemampuian dan SIM (surat izin mengemudi). 

''Jadi ini benar-benar dijaga dan dirawat dengan baik. Pastikan juga yang mengendarai germor orang yang punya kemampuan dan memiliki SIM. Kalau belum ada yang punya SIM, koordinasi dengan Nakertrans (Sudis Tenaga Kerja dan Transmigrasi),'' jelas Wali Kota Rustam.

Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakbar Edy Mulyanto mengatakan, 106 germor yang diserahkan untuk kelurahan merupakan pengadaan Dinas LH DKI. Diungkapkan, tahun lalu juga telah diserahkan ke masing-masing kelurahan sebanyak tiga unit. Hingga kini tiap kelurahan di Jakbar telah memiliki sekitar lima unit germor atau lebih, tergantung luas wilayah.

Dijelaskan, operasional germor diperuntukan bagi wilayah yang tidak terjangkau armada truk sampah. 

''Jadi germor ini diprioritaskan untuk permukiman yang tidak bisa dijangkau dengan truk pengangkut sampah. Germor ini bisa dipergunakan untuk mendukung program kegiatan strategis gubernur, salah satunya pengurangan sampah dari sumbernya melalui bank sampah,'' ujar Edy.  

Dia menambahkan, selama satu tahun ke depan, perawatan berkala termasuk teknisi dan penggantian oli masih tanggung jawab vendor penyedia germor. Sedang untuk bahan bakar disediakan jenis Pertamax sebanyak tiga liter setiap hari kerja Senin sampai Jumat per unit germor. 

Nantinya germor menjadi aset kelurahan masing-masing. Tahun depan kelurahan bisa mengalokasikan anggaran sendiri untuk perawatan dan bahan bakar germor. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar