Yamaha

Meruya Utara Ditargetkan Segera Bebas Buang Air Besar Sembarangan

  Selasa, 17 Desember 2019   Editor
Ketua TP PKK Jakbar Inad Luciawati Rustam bersama Lurah Meruya Utara Zainuddin meninjau pembuatan jamban di lingkungan RW 11 Meruya Utara (barat.jakarta.go.id)

KEMBANGAN, AYOJAKARTA.COM -- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Barat Hj. Inad Luciawati Rustam melakukan monitoring dan evaluasi tindak lanjut Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kantor Kelurahan Meruya Utara. 

Hasil verifikasi STBM menyebutkan terdapat 88 kepala keluarga yang masing buang air besar sembarangan.

Inad Luciawati menjelaskan, tim detektif tinja Jakbar telah menyambangi wilayah Kelurahan Meruya Utara terkait STBM pada Agustus 2019. Tim mendata masih banyak masyarakat yang buang air besar sembarangan. 

Kelurahan Meruya Utara menargetkan penyelesaian terhadap permasalahan itu hingga akhir November 2019. 

''Lurah targetkan bulan November selesai. Namun sepertinya banyak kendala yang dihadapi hingga target tersebut belum tercapai,'' ujarnya.

Inad Luciawati berharap, warga Meruya Utara dapat melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Bersih (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Untuk memutus mata rantai penyakit yang ditimbulkan dari masalah buang air besar sembarangan.

''Kalau dahulu si kuning itu bisa hilang tapi sekarang bisa nyangkut. Rasanya saya malu kalau masih ada warga buang air besar sembarangan. Saya berharap Desember ini wilayah Meruya Utara sudah bebas dari buang air besar sembarangan,'' jelasnya.

Lurah Meruya Utara Zainuddin memaparkan hasil verifikasi STBM Kelurahan Meruya Utara yang masih buang air besar sembarangan atau status OD.

''Verifikasi pada bulan Agustus lalu masih ada 88 titik di 11 RW yang harus ditindaklanjuti. Titik terbanyak berada di RW 04 yakni 22 titik,'' ujarnya.

Berdasarkan hasil tersebut, pihak kelurahan dibantu para RW melakukan berbagai upaya menindaklanjuti permasalahan tersebut. 

''Hasil tindak lanjut sebanyak 29 KK sudah bebas ODF dan sisanya 59 KK masih OD,'' bebernya.

Upaya lain yang dilakukan Kelurahan Meruya Utara adalah membuat surat imbauan pembuatan jamban sehat dan penyumbatan saluran kotoran. Juga berencana membentuk tim STBM melalui forum RT/RW serta membuat MCK komunal, terutama di wilayah permukiman warga RW 04. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar