Yamaha

Dubes Wahid Serahkan Piala Primaduta Award kepada Bos Perusahaan Rusia

  Jumat, 20 Desember 2019   Aldi Gultom
Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, menyerahkan Piala Primaduta Award kepada Presiden Soyuzsnab JSC, Denis Chernikov, di kantor Soyuzsnab di Moskow . (Dok. KBRI Moskow)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perusahaan Rusia, Soyuzsnab JSC, memperoleh Primaduta Award dari Pemerintah Indonesia atas kiprahnya sebagai importir produk dan komoditi Indonesia. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi, kepada Presiden Soyuzsnab JSC, Denis Chernikov, di kantor Soyuzsnab di Moskow (Rabu, 18/12/2019). Dubes RI didampingi Atase Perdagangan, Farid Amir, dan Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana.  

Soyuzsnab, yang didirikan tahun 1991, selama ini menjadikan Indonesia sebagai negara pemasok utama untuk produksinya. Dari Indonesia, Soyuzsnab mengimpor berbagai macam produk turunan kelapa sawit seperti specialty fats.

Soyuzsnab sendiri merupakan perusahaan terkemuka di Rusia. Mereka memproduksi makanan dan bahan makanan seperti roti, cokelat, produk kakao, minyak dan lemak, kultur bakteri atau mikrobiologi industri, aromatik, es krim, keju, dan susu. Soyuzsnab memiliki 22 kantor cabang di berbagai kota di Rusia, termasuk di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Dalam pertemuan dengan Denis Chernikov, Dubes Wahid mengutarakan bahwa Primaduta Award adalah bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia kepada perusahaan asing atas kerja sama yang baik dengan Indonesia.

“Soyuzsnab berkontribusi dalam hubungan perdagangan Indonesia dengan Rusia dan kami berharap volume perdagangan Indonesia dengan Rusia dapat lebih meningkat di masa mendatang dengan adanya peran serta Soyuzsnab,” kata Dubes Wahid.

Rusia merupakan salah satu pasar utama ekspor Indonesia di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Berdasarkan data Federal Customs Service Federasi Rusia, tahun 2018, nilai perdagangan Rusia dengan Indonesia mencapai 2.583 miliar dolar AS, dengan nilai impor Rusia dari Indonesia sebesar 1.715 miliar dolar AS. 

Pada periode Januari-Oktober 2019, nilai perdagangan kedua negara sebesar 1,993 miliar dolar AS dengan nilai impor Rusia dari Indonesia sebesar 1.389 miliar dolar AS. Produk unggulan impor Rusia dari Indonesia adalah minyak sawit.  

Denis Chernikov menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut sangat berarti bagi perusahaannya. Ia mengatakan, kerja sama dengan Indonesia telah dirintis sejak tahun 1994. Melihat besarnya potensi kerja sama, Soyuzsnab ingin lebih mengembangkan kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam penyediaan bahan-bahan dasar produk makanan seperti kultur bakteri.

“Tahun 2020 kami berencana membuka kantor perwakilan di Indonesia,” kata Denis Chernikov yang juga sebagai pendiri Soyuzsnab.

Primaduta Award adalah bentuk penghargaan dari Pemerintah Indonesia yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan asing yang telah melakukan impor beragam produk Indonesia. 

Pada tahun ini Primaduta Award diberikan kepada 45 perusahaan asing dari 31 negara. Sebelumnya, Primaduta Award diserahkan Wakil Presiden RI kepada para Kepala Perwakilan RI pada saat Trade Expo Indonesia 2019 untuk diteruskan kepada perusahaan-perusahaan asing tersebut.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar