Yamaha

Kebakaran di Jakut Didominasi Akibat Gangguan Listrik

  Sabtu, 28 Desember 2019   Editor
Ilustrasi sisa kebakaran yang terjadi di wilayah Jakut (utara.jakarta.go.id)

CILINCING, AYOJAKARTA.COM -- Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara mencatat tingkat kebakaran di Kecamatan Cilincing tertinggi dibanding lima kecamatan lainnya.

Dari 326 peristiwa kebakaran yang terjadi sepanjang 2019, sebanyak 87 terjadi di wilayah Cilincing.

Menurut Kepala Sudin Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu Satriadi Gunawan, tercatat sebanyak 87 peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Cilincing. Disusul Kecamatan Penjaringan yang mencapai 65 peristiwa kebakaran.

''Kecamatan Tanjung Priok 61 peristiwa, Kecamatan Pademangan 48 peristiwa, Kecamatan Koja 36 peristiwa, dan Kecamatan Kelapa Gading 29 peristiwa,'' bebernya, Sabtu (28/12/2019).

Satriadi menjelaskan, kebakaran kebanyakan terjadi pada objek bangunan perumahan dan sampah yang masing-masing sebanyak 83 dan 53 peristiwa. Sedangkan frekuensi peristiwa kebakaran tertinggi terjadi pada Agustus dan terendah pada April 2019.

''Sepanjang 2019 korban tewas akibat kebakaran tercatat enam orang, luka-luka 27 orang, dan petugas luka 12 orang,'' ujarnya.

Penyebab kebakaran masih didominasi akibat gangguan listrik yang mencapai 47 persen dari total keseluruhan peristiwa sepanjang 2019. Disusul akibat pembakaran sampah yang mencapai 25 persen dan puntung rokok 10 persen.

''Sisanya hanya tiga sampai empat persen akibat gas LPG, kembang api atau petasan, las, dan radiasi panas,'' demikian Satriadi. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar