Iran-AS Memanas, Kemlu RI Aktifkan Kembali Crisis Center

  Rabu, 08 Januari 2020   Widya Victoria
Pangkalan udara Asad di Provinsi Anbar, di Irak barat, bulan lalu. (New York Times/Associated Press)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di wilayah Irak, Iran, dan negara sekitar untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini dikeluarkan di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Kemlu melalui laman resminya juga mengimbau agar WNI mengikuti informasi otoritas setempat, terutama terkait situasi keamanan. Selain itu juga diminta terus menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat. 

Kemlu mengantisipasi kemungkinan eskalasi dan dampaknya terhadap WNI, re​ncana kontijensi telah disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan-perwakilan RI di wilayah tersebut. Re​ncana kontijensi juga telah disiapkan oleh Kemlu bersama perwakilan-perwakilan RI di wilayah tersebut.

"Kementerian Luar Negeri RI telah mengaktifkan kembali crisis centre dengan nomor +62 812-9007-0027," tulis Kemlu pada lamannya.

Berikut ini nomor hotline yang dapat dihubungi WNI untuk bantuan dan informasi: 

KBRI Baghdad: +964 780 6610 920/+9647500365228

KBRI Tehran:  +989120542167

KBRI Kuwait City:+965-9720 6060
KBRI Manama:+973-3879 1650
KBRI Doha:+974-33322875
KBRI Abu Dhabi:+971-566-156259
KBRI Amman: +962 7 7915 0407
KBRI Damascus: +963 954 444 810
KBRI Beirut: +961 5 924 676
KBRI Muscat: +968 9600 0210
KBRI Riyadh: +966 56 917 3990
KJRI Dubai: +971-56-3322611/+971-56-4170333
KJRI Jeddah: +966-50360 9667

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar