Fraksi Golkar: Anies Enggak Sigap Kayak Ahok, Kebanyakan 'Ngeles'

  Kamis, 09 Januari 2020   Aldi Gultom
Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta, Basri Baco. (Ayojakarta.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Harus diakui, persiapan Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah banjir di musim hujan ini sangat minim. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tidak sama sigap dengan pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam menghadapi potensi banjir Jakarta.

“Dua bulan sebelum musim hujan, Ahok sudah mulai bekerja mengeruk waduk, mengawasi pompa. Sekarang ini tidak ada persiapan. Pompa di mana-mana mati,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, Kamis (9/1/2020).

Menurut Baco, DPRD sudah meninjau lokasi-lokasi banjir pada Selasa (7/1/2019). Salah satu lokasi banjir yang dikunjungi anggota DPRD adalah Semanan, Jakarta Barat. Di sana, air banjir ditemukan masih menggenang.

“Ada ketua lingkungan mengatakan pompa air rusak dan sudah enam bulan tidak diperbaiki,” ujar Baco.

AYO BACA : Basri Baco: Jakarta Lebih Top Zaman Ahok

Baco juga menilai kinerja PPSU (pasukan oranye) jadi melempem di masa kepemimpinan Anies Baswedan.

Melihat itu, Anies seharusnya bersikap jantan mengakui kelalainnya telah menyebabkan dampak banjir yang sangat  besar.

“Anies jangan kuping tipis, ngeles (berdalih) melulu kayak bajaj,” ujarnya.

Dia juga menyebut 6 fraksi di DPRD DKI bersepakat membentuk panitia khusus (Pansus) banjir Jakarta. Pansus itu digunakan untuk mengumpulkan data, penyebab, dan menemukan solusi mengatasi banjir.

“Pansus itu inisiatif dewan untuk membantu gubernur mencari data, penyebab banjir, dan solusi. Mau sampai kapan Jakarta banjir terus?” sindir Baco. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar