Kasus Gedung Ambruk, Proses Meratakannya Butuh Waktu 3 Minggu

  Selasa, 14 Januari 2020   Aldi Gultom
Gedung di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, ambruk pada Senin pagi (6/1/2020). (Antara/Tempo.co)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Proses meratakan gedung ambruk di Jalan Brigjend Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, diperkirakan memakan waktu tiga minggu. 

"Sudah mulai diratakan oleh PT Wahana Infonusa. Prosesnya diperkirakan dua sampai tiga minggu," ujar Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rensa Aktadivia, Selasa (14/1/2020).

Rensa mengatakan, proses meratakan gedung tersebut dilakukan pihak ketiga yang disewa.

Soal pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait dalam kasus tersebut, selain sudah memeriksa pemilik dan penyewa gedung, pihak kepolisian juga telah memeriksa para korban yang masih dirawat di RSUD Tarakan. 

AYO BACA : Alfamart Santuni dan Tanggung Biaya RS Korban Gedung Roboh di Slipi

"Korban sudah kami periksa, kami datang ke RS Tarakan," ujar Rensa.

Dalam proses pemerataan bangunan, pagar seng didirikan agar material bangunan yang diratakan tidak mengenai warga yang melintas di jalan.

Sisa bangunan yang belum diratakan masih cukup luas, yakni sebagian lantai 4 dan 3, serta seluruh area di lantai 2 dan lantai dasar.

Tumpukan material bangunan masih menutupi halaman bangunan yang disewa oleh minimarket Alfamart dan menutup Jalan Tali yang berada di sebelahnya.

AYO BACA : Setelah Periksa Pemilik Gedung Ambruk, Polisi Akan Periksa Pejabat Daerah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar