Revitalisasi Kawasan Monas Utamakan Penghijauan dan Akses Pejalan Kaki ke Transportasi Umum

  Sabtu, 18 Januari 2020   Aldi Gultom
Kawasan Monumen Nasional atau Monas di Jakarta Pusat. (Tempo/Subekti)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Revitalisasi Kawasan Monumen Nasional (Monas), khususnya di wilayah selatan, akan mengorbankan 190 pohon.

Rencananya, untuk membangun lapangan plaza dan air mancur, sebanyak 190 pohon harus ditebang.

Kepala Unit Pengelola Monas, Muhamad Isa Sarnuri, mengatakan, penebangan 190 pohon tersebut konsekuensi dari revitalisasi Monas yang saat ini sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta. 

Revitalisasi Monas secara keseluruhan akan dilaksanakan selama 3 tahun meliputi kawasan Monas dan Tugunya yang menjadi satu bagian dari masterplan hasil sayembara pada 2018. Nantinya di setiap sudut wilayah selatan, timur, dan barat akan ada plaza dan kolam air mancur.

Untuk 190 pohon yang ditebang, akan disediakan lokasi baru untuk penanaman kembali di bagian barat dan timur Monas. Pohon yang dipindahkan ke sisi barat ada 55 pohon dan ke sisi timur kurang lebih 30 pohon.

Selain itu, revitalisasi akan mengubah area parkir IRTI menjadi area terbuka hijau.

Untuk revitalisasi Monas di sisi barat, Isa menjelaskan bakal ada akses stasiun MRT yang terbuka bagi publik. Sedangkan revitalisasi Monas di sisi timur (kawasan Gambir) akan menyediakan akses buat penumpang KRL karena Gambir tidak lagi menjadi stasiun kereta jarak jauh atau hanya melayani penumpang kereta Commuter. 

"Jadi pintu Gambir bisa masuk dari timur dan barat," ujar Isa.

Sementara di wilayah selatan akan ada akses tambahan untuk busway. Intinya, revitalisasi Monas juga dilakukan untuk membuka akses transportasi publik.

Kepala Dinas Citata DKI Jakarta, Heru Herwanto, mengatakan, revitalisasi kawasan Monas berbarengan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng. Ketiga wilayah itu akan terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi.

"Anggaran yang diajukan Dinas Citata Rp 114 miliar, dana itu untuk memodernkan kawasan Monas," kata Heru.

Heru menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan secara matang sejumlah aspek yang akan diperkuat dalam program penataan kawasan Monas pada 2020. Mulai dari penataan lanskap, desain interior, hingga perawatan fisik.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar