Diguyur Hujan Deras, Ribuan Buruh Tetap Semangat Demo di DPR

  Senin, 20 Januari 2020   Editor
emo buruh tolak Omnibus Law di gedung DPR RI, Senin (20/1/2020). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Meski diguyur hujan deras, tak menyurut semangat massa buruh dari kelompok Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bertahan berunjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (20/1/2020). 

Diperkirakan massa KSPI yang berkumpul sejak pukul 10.00 WIB itu mencapai puluhan ribu buruh. Mayoritas pria dewasa dan ibu-ibu. 

"Jangan takut hujan, jangan kembali pulang, sebelum kita yang menang," kata salah satu orator dari atas mobil komando. 

Tak berselang lama, mereka langsung menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Sementara itu, Presiden KSPI, Said Iqbal dan beberapa perwakilan buruh sudah diterima masuk ke dalam gedung DPR. 

"Iya kita diterima pak Dasco (Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad) sekarang kita masuk ke dalam," ujar Said.

Dalam aksi kali ini, KSPI tegas rencana pemerintah melakukan Omnimbus Law. Setidaknya ada enam alasan mereka. Pertama, upah minimun terancam menghilang karena buruh akan mendapatkan bayaran per jam, fleksibilitas pasar kerja atau penggunaan outsourcing dan buruh kontrak diperluas, fleksibilitas pasar itu juga menghilangkan jaminan sosial karena tidak ada kepastian pekerjaan.

Kemudian, menurunnya besaran pesangon jika di-PHK, tenaga kerja asing yang tidak memiliki keterampilan khusus (unskill workers) diperbolehkan kerja di Indonesia, dan menghilangnya undang-undang sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak membayar hak-hak buruh.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar