Massa Buruh Demo Omnibus Law Tutup Akses Jalan Depan DPR

  Senin, 20 Januari 2020   Editor
Ilustrasi demo buruh

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Massa buruh dari kelompok Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) telah memadati jalan di depan gedung DPR/MPR Senayan, siang ini (Senin, 20/1/2020). 

Awalnya para pengendara sempat bisa melintas melalui koridor busway, namun sejak pukul 12.00 WIB, masa aksi yang diperkirakan mencapai ribu buruh itu semakin bertambah sehingga menduduki seluruh badan jalan. 

Bahkan, beberapa di antara mereka menduduki tembok pembatas antara Jalan Gator Soebroto dengan Jalan Tol Dalam Kota. Kondisi tersebut membuat pengendara dari Semanggi ke arah Slipi terpaksa harus memutar melalui Jalan Gerbang Pemuda dan Palmerah.

Aksi massa buruh ini dimulai di parkir timur Senayan sejak pukul 09.00 WIB, setelah itu mereka bergerak melakukan longmarch menuju depan gedung DPR/MPR.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, jumlah massa yang hadir sekitar 10 ribu buruh dari Jabodetabek.

"Hari ini sekitar 10 ribu massa dari Jabodetabek, semuanya merupakan serikat buruh dari KSPI," ujar Iqbal di lokasi.

Dalam aksi kali ini, KSPI tegas menolak rencana pemerintah memberlakukan kebijakan omnibus law. Setidaknya ada alasan penolakan mereka. Pertama, upah minimun terancam menghilang karena buruh akan mendapatkan bayaran per jam, fleksibilitas pasar kerja atau penggunaan outsourcing dan buruh kontrak diperluas, fleksibilitas pasar itu juga menghilangkan jaminan sosial karena tidak ada kepastian pekerjaan.

Kemudian, menurunnya besaran pesangon jika di-PHK, tenaga kerja asing yang tidak memiliki keterampilan khusus (unskill workers) diperbolehkan kerja di Indonesia, dan menghilangnya undang-undang sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak membayar hak-hak buruh.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar