Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Anak Plus Penyiksaan di Apartemen Kalibata City

  Selasa, 28 Januari 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi prostitusi anak. (Tempo.co/shutterstock.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Bisnis prostitusi dengan korban anak di bawah umur kembali terbongkar.

Kepolisian membuka praktik biadab tersebut di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, tepatnya di Tower Jusmine. Kali ini bukan sekadar prostitusi, tetapi juga ada praktik penyiksaan terhadap para korban.

Terbongkarnya perkara tersebut berawal dari pengaduan atas orang hilang di Polres Metro Depok pada 22 Januari 2020 lalu. Penelusuran polisi mengarah ke Apartemen Kalibata City, tepatnya di Lantai 10 kamar nomor 10 AV. Di sanalah orang yang dilaporkan hilang itu ditemukan.

"Betul, ada praktik prostitusi di lokasi tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama, saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/2020).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP M. Irwan Santosa, menyebut, pihaknya menemukan tiga anak korban bisnis prostitusi yang menggunakan aplikasi MiChat. Para korban adalah JO, AS, NA dan JF.

AYO BACA : Polisi Tangkap Satu Orang Lagi Terkait Prostitusi Anak di Rawa Bebek

"Di Apartemen Kalibata Lantai 10 kamar 10 AV didapatkan praktik prostitusi dengan menggunakan aplikasi MiChat dengan korban anak yaitu JO, AS, NA dan JF," kata Irwan.

Para korban juga mendapat penganiayaan seperti disundut rokok, ditampar, dan diikat oleh para pelaku yang berjumlah empat orang, yakni MTG alias F, NA, dan AS.

"Dan ditemukan adanya penganiayaan atau kekerasaan terhadap JO yang dilakukan oleh MTG alias F, NA, dan AS dengan cara korban disundut rokok, ditampar, digigit, ditonjok hidung, ditendang kaki, didorong dengan lutut dengan posisi tangan diikat," terang Irwan.

Selain penyiksaan, salah satu pelaku bahkan ikut menyetubuhi korban. 

"Salah satu pelaku juga menyetubuhi korban dan memperdagangkan melalui aplikasi MiChat dengan tarif beragam," kata Irwan.

Polisi belum merinci lebih jauh terkait kasus tersebut. Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar