Teka Teki Matematika Ekonomi

  Rabu, 29 Januari 2020   Editor
Jaya Suprana (@dok 2019)

Ketimbang membiarkan lubuk sanubari digerogoti gundah-gulana akibat kemelut pemberitaan prahara E-KTP, Jiwasraya, mahar KPU, ASABARI, Century, Virus Corona, Omnibus Law dan lain sebagainya, mari kita sejenak mengalihkan fokus perhatian batin dengan melakukan senam otak demi memecahkan empat teka-teki matematika terkait ekonomi sebagai berikut:

Teka Teki

Teka-teki pertama: Sebuah sepeda motor listrik buatan Jerman dijual dengan banting harga discounted sebesar 14 2/7  prosen dari harga semula. Harga kini adalah 1.200 Euro. Berapa Euro harga sepeda motor listrik itu sebelum diturunkan?

Teka-teki kedua: Pabrik Wei-Hua mampu memproduksi 304 handphone dalam delapan jam. Berapa banyak handphone mampu diproduksi pabrik tersebut dalam setengah jam.

Teka-teki ke dua: Para petani bawang Indonesia mengekspor ¾ hasil pertanian serta menjual 4/5 sisa hasil pertanian di pasar domestik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri. Berapa prosen hasil pertanian bawang masih tersisa untuk kebutuhan lain lagi.

Teka-teki ke empat: Dalam mendirgahayu tahun jadi ke 101, Jamu Jago menjual produk unggulannya yaitu Purwoceng dengan tidak hanya setengah harga, namun masih ditambah bonus separuh bungkus produk Purwoceng kepada pelanggan setianya. Pelanggan pertama memperoleh 50 persen dari sediaan produk di gudang Jamu Jago masih ditambah bonus berupa setengah bungkus Purwoceng. Pelanggan ke dua memperoleh 50 persen dari sediaan produk yang tersisa di gudang Jamu Jago dan masih ditambah ½ bungkus Purwoceng. Demikian pula selanjutnya bagi pelanggan ke 3 dan ke 4 memperoleh porsi yang sama. Kepada pelanggan ke 5, kepala pemasaran Jamu Jago mengeluarkan maklumat  “Maaf, kini  hanya ada sebungkus Purwoceng tersisa. Maka kami hadiahkan sebungkus Purwoceng tersisa ini secara gratis kepada Anda “. Berapa bungkus produk Purwoceng semula tersedia di gudang Jamu Jago?

Jawaban

Jawaban untuk teka teki pertama = 200 Euro. Teka teki ke dua = 19 handphone. Teka-teki ke tiga = 5 persen. Teka teki ke empat = 31 bungkus Purwoceng (memang tinggal sedikit tersisa di gudang akibat laris dijual).

Bagi yang tidak setuju atas jawaban tersebut di atas atau merasa kenyamanan terganggu akibat dijengkelkan oleh empat teka-teki tersebut di atas atau malah merasa terhina sebab empat teka-teki ternyata terlalu mudah untuk dipecahkan, silakan menggugat ke Mahkamah Inkonstitusi atas dugaan pembuatan empat teka-teki tanpa bertanggung-jawab dalam memberi penjelasan mengenai jawaban yang benar-benar benar.

 

Jaya Suprana
Penulis adalah pembelajar teka-teki sebagai senam otak

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar