Yamaha

Museum dan Taman Ismail Marzuki Bisa Dikelola Pakai Sistem BLU

  Kamis, 30 Januari 2020   Widya Victoria
Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sistem Badan Layanan Umum (BLU) sebetulnya bisa diterapkan untuk pengelolaan museum.

Koordinator Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (MADYA) Jhohannes Marbun pun berbagi pengalamannya mendampingi kasus pencurian puluhan koleksi emas masterpiece Museum Negeri Sonobudoyo (MNSB) Yogyakarta.

“Jadi, pasca kasus pencurian puluhan koleksi emas masterpiece Museum Negeri Sonobudoyo, saya pernah diminta Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai konsultan pendamping Museum Negeri Sonobudoyo Yogyakarta. Bersama delapan orang lainnya, yang terdiri dari akademisi, praktisi, seniman maupun pemerhati. Kami bersepakat, pengelolaan yang tepat untuk MSNB adalah dengan sistem Badan Layanan Umum atau BLU,” tutur Jhohannes Marbun atau yang akrab disapa Joe ini, Kamis (30/1/2020).

Menurutnya, dengan BLU, pengelolaan museum bisa memanfaatkan dana kegiatan atau usaha-usaha meski tujuannya bukan mencari keuntungan.

“Atau bahasa lainnya sebagai lembaga nirlaba,” katanya.

Pihak museum juga tetap berhak mendapatkan dana rutin dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Untuk personil yang mengelola BLU, yakni direksi dan manajemennya, lanjut Joe, tidak mesti berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Merujuk ke pengalaman kami tersebut, sesungguhnya sudah banyak badan atau lembaga pemerintah dan pemda yang statusnya Badan Layanan Umum (BLU) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), seperti rumah sakit dan juga salah satu yang lain adalah Taman Pintar Yogyakarta,” katanya.

Nah, untuk pengelolaan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Joe menyarankan agar dilakukan dengan sistem BLUD. Jadi, BLUD bisa dijadikan sebagai alternatif sebagai win-win solution bagi semua pihak.

“Kiranya bagi teman-teman yang berminat, rencana itu bisa kita diskusikan,” ujar Joe.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar