Yamaha

Wapres Minta Maaf Perjalanannya Ganggu Jadwal Penumpang KRL

  Jumat, 31 Januari 2020   Aldi Gultom
Wakil Presiden Maruf Amin, menjawab pertanyaan wartawan di kantornya. (Tribunnews.com/Rina Ayu)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, atas nama Wapres Maruf Amin, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna kereta Commuter Line atau KRL.

Permintaan maaf itu menyusul kunjungan kerja Maruf ke Banten, kemarin (Kamis, 30/1/2020), menggunakan Kereta Inpeksi dari Stasiun Kebayoran menuju Stasiun Rangkasbitung.

Sore hari, saat kembali ke Kebayoran, Kereta Inspeksi yang dinaiki Maruf bersama rombongan malah membuat perjalanan KRL Rute Tanah Abang-Rangkasbitung tertahan.

Rombongan Wapres termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar; serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, 

"Saya sebagai juru bicara Wapres menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada masyarakat yang merasa terganggu," ujar Masduki kepada wartawan, Jumat (31/1/2020).

Masduki menjelaskan, saat insiden Kereta Inspeksi disoraki oleh para pengguna KRL di Stasiun Tanah Abang sore hari, Maruf dan rombongan sudah tidak berada di dalam kereta tersebut. Wapres bersama para menteri sudah lebih dahulu turun di Stasiun Kebayoran.

"Sudah enggak ada di situ. Pak Wapres turun di Stasiun Kebayoran Lama dari Banten," ujar Masduki.

Soal keluhan masyarakat yang terganggu perjalanan Wapres, Masduki jelaskan pengamanan presiden dan wakil presiden sudah diatur undang-undang protokoler.

"Jadi, yang namanya protap pengamanan untuk presiden dan wapres itu ada UU-nya. Penjagaan dan pengamanannya seperti itu," ujar Masduki sambil meminta pengertian dari masyarakat luas.

Usai kunjungan kerja ke Lebak, kemarin, Kereta Inspeksi yang ditumpangi Maruf Amin dan rombongan menteri jadi sasaran kemarahan warga pengguna KRL saat kereta tersebut melintas di Stasiun Tanah Abang. 

Masyarakat menyoraki kereta isnpeksi itu karena kereta yang akan mereka tumpangi jadi tertahan gara-gara kunjungan Wapres. Kejadian ini pun viral di media sosial.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar