Yamaha

Menlu Retno: Penerbangan dari dan ke China Ditunda Sementara

  Minggu, 02 Februari 2020   Editor
Menlu Retno Marsudi

JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah memutuskan untuk menunda seluruh penerbangan dari Indonesia menuju kota-kota di China Daratan (Mainland China) dan sebaliknya. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa kebijakan menunda sementara penerbangan Indonesia-China PP itu mulai berlaku pada Rabu (5/2/2020) pukul 00.00 atau dini hari. Kebijakan tersebut merupakan tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus korona (2019-nCov) ke Indonesia.

"Ditunda sementara," ujar Retno di Bandara Halim Perdanakusama, Minggu (2/2).

Selain menunda seluruh penerbangan dari dan ke China, pemerintah juga menutup pintu kedatangan bagi seluruh pendatang dari China Daratan yang telah berada di sana selama minimal 14 hari. 

Untuk sementara waktu, pendatangan dengan kategori tersebut tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia.

"Pemerintah juga meminta warga negara Indonesia (WNI) untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke Mainland China," kata Retno.

Siang ini, sebanyak 238 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei, Cina telah mendarat di Natuna, Kepulauan Riau. Mereka akan menjalani karantina dan proses observasi selama 14 hari ke depan sebelum akhirnya dinyatakan sehat sepenuhnya. 

Masa observasi juga akan dilakukan terhadap lima orang tim aju dari pemerintah dan 42 orang anggota tim penjemput WNI di Wuhan, Hubei, China.

"Sehingga total yang menjalankan observasi adalah 285 orang. Sampai saat ini alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat," kata Retno.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar