Kalau Tidak Hujan Deras Lagi, Banjir Underpass Kemayoran Diprediksi Surut Besok

  Senin, 03 Februari 2020   Aldi Gultom
Banjir underpass Kemayoran pada Jumat (24/1/2020). (Twitter @TMCPoldaMetro)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Banjir di underpass Kemayoran masih menjadi masalah yang belum terselesaikan. Arus lalu lintas menjadi lumpuh akibat banjir yang terjadi kedua kalinya di awal tahun ini.

Sampai sekarang, Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta masih terus melakukan penyedotan genangan di lokasi banjir. Prediksinya, air akan surut nanti malam atau besok pagi.

AYO BACA : Underpass Kemayoran Banjir Lagi, Tinggi Air Capai 4 Meter

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, berharap curah hujan yang turun hari ini tidak terlalu tinggi sehingga debit air di underpass Kemayoran tidak terus bertambah.

"Paling tinggal 80 cm air di underpass. Kalau tidak hujan lagi ya besok pagi sudah normal dan bisa dilintasi kendaraan," ujar Satriadi di lokasi, Senin (3/2/2020).

AYO BACA : Underpass Kemayoran Kebanjiran, Istana: Pemprov DKI Jangan Berpolemik di Media, Mari Bersinergi

Penanganan banjir di underpass Kemayoran digarap bersama oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Sedikitnya 14 pompa mobile dikerahkan untuk menyedot air.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta sendiri menurunkan lima unit pompa berkapasitas 2.000 sampai 3.500 liter per detik.

"Jumlah pompa kita sesuaikan dengan volume air," terangnya.

Pada Jumat (24/1/2020), underpass di Jalan Convair, Kemayoran, Jakarta Pusat itu juga ditelan banjir setinggi 4 meter. Akibatnya, sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan akibat banjir setinggi 4 meter.

AYO BACA : Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Sudah Lumayan Surut

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar