Sistem Peringatan Dini Diuji Coba di Cipinang Melayu

  Senin, 03 Februari 2020   Aldi Gultom
Banjir merendam Kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sistem peringatan dini (disaster early warning system) diuji coba Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta di Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur .

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insaf, mengatakan, uji coba sistem peringatan dini untuk memastikan kesiapan dari alat tersebut, salah satunya adalah daya jangkauan bunyi sirine.

AYO BACA : Kerja Bakti di Cipinang Melayu Berhasil Angkut 300 Ton Sampah

"Uji coba ini untuk memastikan sistem peringatan dini benar-benar berfungsi dengan baik," ujarnya, di Jalan Sulaeman RW 03 Cipinang Melayu, Senin (3/2/2020).

Ia menambahkan, dalam uji coba itu pihaknya juga memberikan edukasi kepada warga wilayah langganan banjir itu tentang cara mengoperasikan alat sistem peringatan dini secara manual. 

AYO BACA : Pelayanan Kesehatan untuk Korban Banjir Cipinang Melayu Dianggap Belum Maksimal

Camat Makasar, Kamal Alatas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemasangan sistem peringatan dini tersebut di wilayahnya.

Kemal juga meminta agar alat serupa dipasang di beberapa titik rawan banjir lainnya.

"Kami berharap alat sistem peringatan dini ini juga bisa dipasang di titik-titik rawan banjir lainnya," kata Kemal.

AYO BACA : Saluran PHB Sulaiman Cipinang Melayu Diklaim Sudah Bebas Banjir

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar