Yamaha

Polisi dan TNI Tangkap Pemuda Bos Tambang Emas Ilegal di Bogor

  Kamis, 06 Februari 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi tambang emas ilegal. (Antara/Iggoy el Fitra)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Seorang pemuda yang berstatus bos tambang emas ilegal di Kabupaten Bogor, ditangkap polisi dan tentara.

Petugas gabungan Polres Bogor dan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, menangkap pemuda 26 tahun berinisial IS yang mengelola tambang emas ilegal di Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"IS membawahi (pengolahan emas ilegal) di Desa Banyu Asih. Tempat pengolahannya ada tiga. Ada tiga pengusahanya yang ditangkap," ujar Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni, saat konferensi pers di halaman Mako Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (6/2/2020).

IS berperan sebagai penampung hasil emas yang sudah diolah di tiga lokasi pengolahan emas ilegal milik IR (42), OM (28), dan YA (25). Setelah menampung, IS mendistribusikan emas olahan tersebut ke toko-toko emas.

"Hasil pengolahan dijual ke IS, dia yang menampung, baru dijual ke toko. Dia akan mendapat keuntungannya," terang Joni.

Diperkirakan, masing-masing tempat pengolahan emas ilegal di Desa Banyu Asih beromset mulai dari Rp20 juta per bulan hingga Rp50 juta per bulan.

IS dan tiga rekannya diringkus petugas gabungan pada Sabtu (1/2/2020). Awalnya ada tujuh orang yang ditangkap, hanya saja tiga orang lain tidak ditahan karena berstatus saksi.

Para pengusaha tambang emas ilegal itu kini terancam dijerat pasal 161 dan atau pasal 158 Jo Pasal 37 UU RI 4/2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, dengan ancaman hukuman penjara lebih dari 10 tahun.

Aktivitas pertambangan ilegal merupakan salah satu penyebab rawan longsor di wilayah barat Kabupaten Bogor. 

Diakui juga oleh Joni, pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari bencana longsor dan banjir bandang pada Rabu 1 Januari 2020 yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni Sukajaya, Nanggung, Cigudeg, dan Jasinga.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar