Kantong Plastik Akan Dikenakan Cukai

  Rabu, 12 Februari 2020   Budi Cahyono
Pedagang mengambil kantong plastik. Pemerintah akan memberlakukan cukai untuk kantong plastik mulai tahun ini. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

AYO BACA : Pelanggan GoFood Meningkat Signifikan pada 2019o

AYO BACA : MacOs Rentan Serangan Virus Dibanding Windows

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Jangan kaget saat berbelanja di minimarket, plastic belanjaan Anda akan dikenakan biaya tambahan. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memastikan akan menerapkan tariff cukai untuk kantong plastik.

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC Nirwala Dwi Heryanto mengatakan penerapan tarif cukai kantong plastik akan memberikan kepastian atas pungutan yang terjadi selama ini.

"Tarif kalau diterapkan juga sama dengan yang sudah berjalan selama ini, sebesar Rp 200 itu kita tidak jauh dari situ," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Saat ini terdapat beberapa usaha ritel yang memungut tarif atas setiap kantong plastik yang diberikan ke konsumen. Ada juga beberapa Pemerintah Daerah yang melarang penggunaan kantong plastik dan masih banyak pula Pemerintah Daerah yang masih membebaskan penggunaan kantong plastik.

Nirwala menyebut apabila penggunaan kantong plastik dibebaskan maka akan menimbulkan eksternalitas negatif bagi lingkungan. Namun, industri akan dirugikan apabila penggunaan kantong plastik sepenuhnya dilarang.

"Pungutan atas kantong plastik yang berlaku saat ini tidak jelas penggunaannya. Ketidakjelasan penggunaan tersebut bisa dimitigasi dengan pengenaan cukai," ucapnya.

AYO BACA : Ini 5 Aplikasi Blokir Iklan di Android

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar