Imbas Virus Corona, 40 Ribu Reservasi Hotel di Bali Dibatalkan

  Kamis, 13 Februari 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi kamar hotel. [shutterstock]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Wabah virus korona berdampak negatif bagi semua sektor, tidak hanya menyangkut kesehatan masyarakat. Salah satu dampak wabah virus korona dirasakan pelaku industry hotel dan restoran dalam negeri.  

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengungkapkan, sejak mewabahnya virus korona setidaknya ada 40 ribu pesanan kamar hotel di Bali dibatalkan oleh para pelancong.

"Dampak dari mewabahnya virus corona menyebabkan 40 ribu pesanan kamar hotel di Bali dibatalkan," kata Maulana di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

AYO BACA : Harga Melonjak, Indonesia Impor 103 Ribu Ton Bawang Putih

Maulana menuturkan, dampak dari penyebaran virus ini sangat memukul industri pariwisata tanah air, pasalnya hampir sebagian besar para tamu wisatawan yang datang berasal dari China.

"Dampaknya sudah sangat besar sekali, apalagi saat ini kontribusi wisatawan asal Tiongkok yang datang ke Indonesia khususnya Bali dan Manado hampir 2 juta wisatawan," katanya.

Imbas yang tak bisa terelakkan kata Maulana ujung-ujungnya adalah pendapatan sejumlah operator hotel, menurut dia sejak ada wabah ini okupansi hotel menurun 30 persen sampai 40 persen.

AYO BACA : Imbas Virus Korona, Volume Penerbangan Anjlok

"Peristiwa ini tentunya juga akan mempengaruhi operator hotel, pendapatan turun karena sektor pariwisata ini menampung banyak tenaga kerja," katanya.

Selain wisata atau leisure, business trip juga akan terkena imbasnya. Adapun daerah yang terdampak adalah Jakarta.

"Wisatawan asal Tiongkok yang akan berbisnis atau bekerja di Jakarta juga akan berkurang karena tertutupnya akses," katanya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Januari hingga Desember 2019, kedatangan turis asal Tiongkok mencapai 12 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang mencapai 16,11 juta kunjungan.

Artinya terdapat 2 juta kunjungan turis asal Tiongkok ke Indonesia sepanjang tahun lalu. Angka ini turun tipis dari 2,1 juta kunjungan pada 2018.

AYO BACA : Kominfo Deteksi Enam Hoaks Virus Korona per Hari

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar