Kasus Turis China Terjangkit Virus Corona, Menkes Masih Percaya Bali Steril

  Minggu, 16 Februari 2020   Aldi Gultom
Seorang wanita dewasa dan anak kecil memakai masker di sebuah toko suvenir di Hong Kong mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona, 26 Januari 2020. (Bisnis.com/Reuters/Tyrone Siu)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Turis China positif terpapar virus corona (COVID-19) usai berlibur di Pulau Bali.

Ditegaskan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, turis itu tidak terinfeksi di Pulau Dewata melainkan ketika sudah tiba di negara asalnya.

"Itu positifnya kena di sana (China)," kata Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).

Keyakinan Menkes itu didasari perhitungan masa inkubasi virus COVID-19 yaitu 14 hari. Sementara, turis China tersebut tercatat meninggalkan Pulau Bali pada 28 Januari.

Selain itu, hingga saat ini belum ada warga di Bali yang terindikasi terjangkit virus asal Wuhan, Provinsi Hubei, China, tersebut.

"Sampai hari ini, paling tidak, kalau dihitung sejak 28 Januari itu sudah 18 hari. Lalu tidak ada sesuatu yang menggejala di sana (Bali). Artinya apa, pasti tidak ada," kata dia.

Tentang warga China positif terjangkit virus Corona setelah berkunjung ke Bali, informasinya berasal dari otoritas Provinsi Anhui, China, yang dimuat secara resmi di administrasi Anhui, Weibo pada Kamis (6/2/2020).

Pusat Pengendalian Penyakit Huanian melaporkan ada salah seorang pasien bernama Jin terjangkit positif virus Corona pada Rabu (5/2/2020). Sebelumnya turis itu berlibur di Bali sekitar sepekan, dari 22 Januari hingga 28 Januari 2020.

Per kemarin, data dari Johns Hopkins CSSE yang dikutip CNBC mencatat, jumlah kasus penyebaran virus Corona menjadi 66.920 kasus. Dari jumlah ini tercatat sebanyak 1.523 orang meninggal dunia.

Para penderita berhasil sembuh dari virus ini sebanyak 8.059 jiwa. Adapun mayoritas yang terjangkit virus ini berasal dari China yakni sebanyak 66.325 orang, dengan jumlah korban tewas di China 1.457 orang, dan 4.774 yang berhasil sembuh (khusus di China daratan).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar