Yamaha

12 Pengunjungnya Kena Razia Positif Narkoba, Ini Klarifikasi Black Owl PIK

  Senin, 17 Februari 2020   Widya Victoria
Interior Black Owl (Black Owl)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Polda Metro Jaya merazia tempat hiburan malam berkonsep restoran & bar Black Owl yang berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada Sabtu (15/2/2020) akhir pekan lalu. 

Dalam razia dini hari itu, polisi mengamankan sejumlah pengunjung yang terindikasi narkoba. Pihak manajemen Black Owl, Efrat Tio pun mengklarifikasi bahwa tempat hiburan malamnya bukan diskotek seperti yang ramai diberitakan di media. 

"Yang perlu diluruskan adalah Black Owl itu bukan diskotek. Ini konsepnya, hanya restoran, bar dan lounge. Pada malam tersebut ada 250-an pengunjung dan ada beberapa memang terindikasi positif saat test urine. Menurut keterangan dari kepolisian, pengunjung konsumsi di luar dan di dalam tidak ada peredaran. Ada pengunjung yang positif bukan karena narkoba tapi memang ada resep dokter seperti mengkonsumsi obat radang paru-paru atau psikotropika," ujar Efrat saat dihubungi, Senin (17/2). 

Ia pun sudah menyampaikan kepada Tim Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta untuk lebih meningkatkan pengamanan serta pengawasan sebelum pengunjung masuk ke restorannya.

"Kita akan tingkatkan dalam sisi pengawasan sebelum pengunjung masuk, semua sudah kita sampaikan ke Pemprov DKI Jakarta. Kami prinsipnya kooperatif dan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder," ujar Efrat.

Menurut dia, adanya laporan-laporan yang tidak berdasar fakta sebagai upaya mengadudombakan Black Owl.

"Razia ini info dari kepolisian datang dari laporan masyarakat dan menurut kami laporan tersebut tidak berdasarkan fakta. Yang datang ke sini murni pengunjung yang biasa mau makan malam, ada acara ulang tahun dan juga hanya sekedar music live band. Music kami juga pun hanya berkonsep R&B bukan seperti diskotek pada umumnya. Kami sangat menyayangkan ada pihak yang membuat laporan tidak berdasarkan fakta," ujar Efrat.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebut setidaknya ada 12 orang pengunjung yang diamankan.

Saat ini, kata Yusri, para pengunjung Black Owl itu masih menjalani pemeriksaan sekaligus upaya untuk menelusuri asal-usul narkoba yang dikonsumsi mereka.

Kendati begitu, menurut Yusri, seluruh pengunjung yang dites positif itu memperoleh narkoba dari luar diskotek. Setelah ditelusuri, polisi tak menemukan narkoba di dalam ruangan.

“Enggak ada, mereka (12 pengunjung itu) cuma pemakai,” tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar