Banjir di Cipinang Melayu, Basarnas Evakuasi 1 Warga Kena Sesak Nafas

  Senin, 17 Februari 2020   Aldi Gultom
(Humas KP2J)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Hujan intensitas ringan hingga lebat mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Jumat (14/2/020) hingga Minggu (16/2/2020) menyebabkan peningkatan debit air di beberapa pintu air.

Berdasarkan hasil pantauan dari Komunitas Peduli sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) di Pintu Air Pertemuan Cikeas dan Cileungsi sudah menunjukkan level siaga satu dengan ketinggian mencapai 550 cm. 

Demi mengantisipasi korban jiwa yang ditimbulkan, maka tim rescue Basarnas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta pada Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB dikerahkan menuju daerah rawan banjir seperti di Kecamatan Jatiasih dan Kecamatan Pondok Gede, Bekasi;  kemudian Cipinang Melayu, Jakarta Timur dan Kecamatan Bojongkulur, Kabupaten Bogor.

Di Jatiasih, beberapa kawasan perumahan di antaranya Perumahan Dosen IKIP tergenang banjir setinggi 1,5 meter. Namun pada Senin (17/2) dini hari tadi mulai surut dan tidak ada lagi genangan. 

Sementara di daerah Cipinang Melayu, Makassar, Jaktim, tim resceu mendapati ketinggian air mencapai 70 cm.  

"Warga Cipinang Melayu sebagian besar sudah ada yang melakukan evakuasi mandiri ke posko pengungsian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman. 

Tim juga mengevakuasi seorang warga Cipinang Melayu atas nama Intan Fatimah (31) ke tempat lebih aman, karena mengalami sesak nafas. Intan diduga kedinginan sehingga memicu terjadinya asma. 

Tim selanjutnya melakukan pemantauan di Villa Nusa Indah, Kota Bekasi dengan hasil nihil genangan air. 

"Basarnas dalam hal ini melakukan antisipasi kesiapsiagaan dengan menurunkan tim rescue menuju daerah rawan banjir untuk meminimalisir terjadinya korban apabila terjadi banjir akibat cuaca ekstrim," imbuh  Hendra. 

Ia menambahkan bahwa pagi tadi pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder maupun perangkat daerah yang menjadi daerah langganan banjir. Alhasil, sudah tidak ada genangan air. 

"Debit air di P2C sudah berangsur surut dan normal," demikian rilis Humas KP2J.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar