Menhub Blak-blakan Alasan Pakai Batik Air Jemput WNI di Wuhan

  Selasa, 18 Februari 2020   Editor
Batik Air (Katadata/Ihya Ulum Aldin)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku tak pilih kasih terhadap maskapai Batik Air dalam penjemputan Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan, China.

Menurutnya, penunjukan Batik Air karena maskapai itu memiliki rute ke Wuhan. Selain itu, otoritas penerbangan di China hanya memperbolehkan penjemputan untuk maskapai yang memiliki rute ke Wuhan.

"Saya perlu jelaskan penunjukan Batik Air karena izin pemerintah China yang hanya izinkan perusahaan yang miliki izin terbang di Wuhan," ujar Menhub di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menyebutkan, saat ini terdapat dua maskapai yang terbang ke Wuhan yaitu Sriwijaya Air dan Batik Air.

Hanya saja, dalam penjemputan harus menggunakan pesawat berbadan lebar dan Batik Air memilikinya.  "Batik Air punya pesawat wide body yang dibutuhkan karena jumlah penumpang lebih dari 300," jelas dia.

Meski begitu, Menhub meminta semua maskapai nasional harus selalu siap jika diperlukan dalam pejemputan lanjutan WNI di China.

"Kami mengharapkan bagi awak lainnya untuk siap. Kalau kemarin Batik Air, kita harapkan nanti Garuda Indonesia, Citilink Indonesia atau yang lain," pungkas dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar