Yamaha

Anies Disarankan Blusukan Seperti Ahok dan Jokowi, Jangan Percaya Anak Buah

  Selasa, 18 Februari 2020   Aldi Gultom
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. (Kumparan.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, disarankan mencontoh kinerja pendahulunya, Basuki Purnama alias Ahok dan Joko Widodo (Jokowi).

Saran itu diutarakan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, untuk mengomentari hasil survei Indo Barometer yang menyebut Anies tak sebaik dua nama mantan Gubernur DKI itu dalam menangani masalah krusial Jakarta, banjir dan kemacetan lalu lintas.

Menurut Prasetio, Jokowi dan Ahok adalah pemimpin yang suka blusukan atau turun langsung ke lapangan. Dengan blusukan, mereka lebih baik dalam mengetahui permasalahan di Jakarta.

"Sekarang pemimpin Jakarta harus banyak di lapangan, jadi tahu masalahnya. Kalau di bangku kerja, masalahnya enggak tahu," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Prasetio meminta agar Anies tidak begitu saja mempercayai anak buahnya. Ia harus mengecek kondisi lapangan berulang kali dengan cara blusukan.

"Harus selalu check and recheck. Ini kan masalahnya anak buah mungkin ke Anies bilang siap," kata dia.

Ia mencontohkan dalam masalah banjir. Prasetio menganggap Anies mungkin akan terpikir untuk melanjutkan normalisasi sungai jika ia rajin blusukan. 

"Tapi kalau dia (Anies) turun ke bawah, dia buat normalisasi kali yang ada di Jakarta, itu kan juga mengurangi masalah yang ada di Jakarta," ucap politikus PDI Perjuangan itu.

Dalam hasil riset lembaga survei Indobarometer yang dirilis Minggu (16/2/2020) lalu, ada hasil survei terkait kinerja Gubernur Jakarta selama tiga periode ke belakang. Hasilnya, Gubernur Anies Baswedan kalah bagus ketimbang dua pendahulunya, Ahok dan Joko Widodo.

Terkait penanggulangan masalah banjir, dari warga Jakarta yang disurvei, Anies hanya dipilih oleh 4,1 persen orang. Sementara Ahok jauh lebih banyak, yakni mencapai 42,0 persen dan Jokowi 25,0 persen.

Ahok juga dinilai lebih berhasil dalam mengatasi masalah kemacetan di Jakarta. Sebanyak 35,3 persen menilai Ahok berhasil mengatasi kemacetan Jakarta. Sementara, Anies hanya 8,3 persen dan Jokowi 25,3 persen.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar