Aplikasi Ini Bisa Kenali Wajah Walaupun Ditutupi Masker

  Jumat, 21 Februari 2020   Budi Cahyono
Fitur face mask recognition, wajah bermasker pun bisa dikenali [screen shot: FaceID Mask].

AYOJAKARTA.COM -- Bagi Anda yang sering menggunakan masker karena adanya wabah virus korona dan tidak bisa membuka kunci pengenalan wajah pada ponsel Anda, tidak perlu khawatir.

Desainer dan artis Danielle Baskin memiliki terobosan unik lewat aplikasi web Face ID Masks. Layanan ini akan mencetak wajah pengguna pada masker bedah N95 sehingga pengguna dapat membuka kunci pengenalan wajah pada ponsel.

AYO BACA : Bank bjb Raih 2 Penghargaan Sekaligus dalam Ajang Artajasa Award 2020

Menurut lamanĀ Face ID Masks, pengguna cukup mengunggah foto wajah ke aplikasi web dengan potret yang sebaiknya diambil pada siang hari karena memberikan pencahayaan alami. Setelahnya, pengguna akan diberi pratinjau atau preview dari tampilan masker ini sebelum dicetak.

Sayangnya, masker ini tidak berfungsi pada perangkat yang menggunakan kunci keamanan 3D face unlock. Dengan kata lain, pengguna smartphone Google Pixel 4, Huawei Mate 30 Pro, iPhone X, atau perangkat yang mendukung 3D face unlock tidak dapat menggunakannya.

AYO BACA : Cover Engine Schumacher Dilelang Rp200 Jutaan

Meski begitu, saat ini Danielle Baskin tengah mengembangkan masker baru yang akan mendukung depth sensor yang digunakan untuk membuka 3D face unlock. Ia memprediksi masker ini akan siap dalam beberapa bulan ke depan.

"Pengguna harus mendaftarkan kunci keamanan sebagai wajah tambahan saat menggunakan masker ini karena tidak 100 persen sempurna untuk wajah asli," ucap Danielle Baskin, seperti dikutip dari Android Authority.

Sayangnya, banyak smartphone dengan penguncian wajah berbasis kamera tidak mengizinkan pengguna mendaftarkan wajah tambahan dan hanya memungkinkan pengguna menghapus data wajah saat ini dan mendaftar lagi.

Karenanya, Danielle Baskin menambahkan kompatibilitas dengan pembukaan kunci wajah berbasis kamera masih dalam pengujian.

Face ID Masks masih dalam pengembangan namun diprediksi per masker yang dicetak akan dibanderol dengan harga 40 dolar AS atau sekitar Rp550 ribu

AYO BACA : KUR Bank BUMN Belum Efektif Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar